• Home
  • Hukum
  • Disuruh Jaga Warung, Paidi Malah Garaf Adik Ipar

Disuruh Jaga Warung, Paidi Malah Garaf Adik Ipar

Senin, 30 Oktober 2017 | 14:04
RIAUGREEN.COM - Jadi suami jangan seperti Paidi, 37, deh. Disuruh jaga warung bersama adik ipar, eh malah asyik bercumbu di kala warung sepi. Tentu saja Ny. Paenah, 35, jadi marah besar. Langsung suami diraupi sambel sampai kepanasan, sementara adiknya, Saonah, 25, kabur ke Madura. Ujung-ujungnya Paenah minta cerai.

Untuk menambah penghasilan sehari-hari, banyak istri yang rela berjualan di rumahnya. Maunya sih dapat untung banyak. Tapi tak selalu harapan itu tercapai dengan mudah. 

Di banyak kejadian usaha itu justru berantakan sampai ke rumahtangganya juga, gara-gara terselip skandal asmara di balik usaha warung itu. Dan di sini semakin tak terbantahkan bahwa ipe itu sebetulnya kepanjangan: iki ya penak!

Paidi sekian tahun bekerja di Surabaya, hanya menjadi pekerja serabutan. Kadang dapat duit, kadang tidak. Tapi lebih banyak tidaknya. 

Untuk menjaga stabilitas dapur, maka Paenah istrinya lalu buka usaha warung makan di halaman depan rumahnyua. Karena posisinya strategis, warung itu lumayan laris, sehingga dipandang perlu merekrut tenaga baru.

Ketimbang ambil orang luar, Paenah kemudian memanggil adiknya, Saonah, untuk membantu warungnya. Di sinilah Paidi mulai gundah gulana. Kok adiknya ini makin ke sini semakin merangsang saja. Maka atas restu setan, kapan-kapan Saonah harus bisa dibikin bertekuk lutut dan berbuka paha.

Beberapa minggu lalu Ny. Paenah melahirkan, sehingga warung full dijaga oleh suami dan adik kandungnya. Bagi Paidi ini keberuntunganyang besar. Pada saatnya nanti Saonah harus jadi miliknya, entah apapun caranya.

Warung keluarga ini tak selalu ramai pembeli. Nah, di kala warung sepi itulah Paii mulai mendeklarasikan cintanya. Ternyata tak hanya olah vokal, tapi tangan juga berkeliaran ke mana-mana, ke segenap lekuk tuhu. Bila situasi benar-benar kondusif, adi ipar pun digaulinya di dalam warung itu. Ternyata memang benar, ipe itu kepanjangan: iki ya penak, dan Paidi sudah membuktikan secara konsekuen.

Beberapa hari lalu kembali Paidi membantu Saonah menunggu warung. Sebagai lelaki yang terpaksa "puasa" setelah istri melahirkan, melihat Saonah belakangan semakin bernafsu saja. Dan lagi-lagi situasi begitu kondusif, sehingga keduanya langsung bercumbu di dalam warung.

Perasaan wanita memang sangat tajam. Paenah yang sedang ngurus anak bayinya di rumah, tiba-tiba ingin ke warung. Begitu melihat suaminya kepergok sedang bercumbu dengan si adik, langsung saja emosi. 

Sambel sepiring itu langsung saja dioleskan ke muka Paidi sehingga kepanasan dan kesakitan. "Iki ya jalukanmu," kata Paenah.

Saonah yang ketakutan akan reaksi kakaknya, segera kabur dan kembali ke Madura. Sedangkan Paenah esok harinya langsung mendafrarkan gugatan cerai ke Pengadilan Agama Surabaya. "Saya sudah tak sudi lagi punya suami seperti Paidi." Kata Paenah pada petugas.

Kalau bisa tukar tambah saja dengan yang lain. 

JPNN/POSKOTANEWS


BERITA LAINNYA
Aksi Mesum Diduga Alumni UI, Polisi Periksa 4 Video
Selasa, 31 Oktober 2017 | 19:19
BERIKAN KOMENTAR
Top