• Home
  • Hukum
  • Setelah Divisum, Sopir Bus Ini Baru Ngaku Gauli Siswi SMP

Setelah Divisum, Sopir Bus Ini Baru Ngaku Gauli Siswi SMP

Senin, 24 Juli 2017 | 11:41
Ilustrasi@net
RIAUGREEN.COM - Zainudin sungguh kelewatan. Sopir bus sekolah itu tega menggauli FN (14), pelajar SMP yang setiap hari dia antar dan jemput.

Total Zainudin melakukan perbuatan asusila tersebut sebanyak tujuh kali.

Aksi yang dilakukan sejak Februari silam tersebut terungkap setelah orang tua FN perubahan perilaku anaknya.

Aksi tak senonoh itu dilakukan Zainudin di Jalan Kertapati Desa Sembuluh I, Kecamatan Danau Sembuluh, Sampit.

Tempat itu adalah kediaman tersangka. Lokasinya tidak jauh dari sekolah korban.

Kasus ini sudah ditangani Kejaksaan Negeri Seruyan.

"Perkara sudah dilimpahkan penyidik ke kami. Tersangka kami titipkan di Lapas Kelas IIB Sampit," kata Jaksa Penuntut Umum Akwan Annas sebagaimana dilansir Prokal, Minggu (23/7).

Menurut Akwan, Udin bermukim di mes karyawan PT Sarana Titian Permata I, Desa Tanjung Rangas, Kecamatan Seruyan Hilir, Seruyan.

Zainudin memanfaatkan profesinya sebagai sopir bus yang sehari-hari mengantar pelajar.

Di mes karyawan itu, Udin menunggu pelajar pulang. Setiap pulang sekolah, korban selalu mampir ke kamar tersangka.

Sebab, dia menitipkan telepon genggamnya di sana. Situasi itulah yang dimanfaatkan Udin.

Udin sempat membantah telah melakukan perbuatan asusila terhadap korban.

Dia  mengaku hanya mencium FN. Namun, saat FN divisum, tersangka tak bisa menyangkal.

FN ternyata digituin setelah termakan rayuan gombal.

Usai digituin, FN beberapa kali diberi pulsa dan makanan agar tidka bercerita kepada siapa pun. (jpnn.com)

BERITA LAINNYA
Siswa SMP Nekat Tikam Sesama Siswa Pakai Pisau
Kamis, 19 Oktober 2017 | 11:43
BERIKAN KOMENTAR
Top