Majelis Hakim Tolak Eksepsi Ahok

Selasa, 27 Desember 2016 | 12:18
RiauGreen.com - Majelis Hakim kasus dugaan penistaan agama dengan terdakwa, Basuki Tjahja Purnama atau Ahok memutuskan untuk menolak nota pemberatan atau eksepsi dari terdakwa serta kuasa hukum dalam putusan sela di sidang lanjutan Ahok yang digelar di Eks Gedung Pengadilan Negeri Jakarta Pusat,  Selasa (27/12). Majelis hakim menilai eksepsi Ahok tidak beralasan menurut hukum sehingga sidang harus lanjut ke pokok perkara.

"Berdasarkan pada pertimbangan Majelis Hakim, keberatan terdakwa dan kuasa hukum akan diputus bersama keputusan hakim, oleh karena itu keberatannya dinyatakan tidak dapat diterima," ujar ketua majelis hakim  Dwiarso Budi, dalam sidang putusan sela di ruang sidang Koesumah Atmadja,  Eks-Gedung Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jalan Gajah Mada, Jakarta Pusat, Selasa (27/12).

Dwiarso melanjutkan, oleh karena keberatan terdakwa tidak dapat diterima dan dakwaan penuntut umum telah disusun secara cermat, lengkap dan jelas, maka surat dakwaan penuntut umum dinyatakan sah untuk dasar pemeriksaan terdakwa di persidangan. Majelis Hakim juga memerintahkan persidangan dilanjutkan dalam agenda pemeriksaan saksi yang akan digelar di Auditorium Kementerian Pertanian, Jalan Harsono, Pasar Minggu, Jakarta Selatan pada Selasa (3/1) pekan depan. 

Hanya satu permintaan dari terdakwa yang dipenuhi oleh Majelis Hakim yaitu penangguhan biaya perkara sampai pada putusan hakim. Usai membacakan putusan, Majelis Hakim menanyakan apakah ada hal-hal yang ingin disampaikan oleh terdakwa serta kuasa hukum atau tanggapan dari Jaksa Penuntut Umum.

Terdakwa, Ahok sempat menghampiri para kuasa hukumnya dan mengatakan akan mempertimbangkan keputusan sela hakim. "Yang Mulia Hakim kami akan pertimbangkan nanti," ucap Ahok.

Sementara Jaksa Penuntut Umum, Ali Mukartono mengapresiasi putusan majelis hakim."Kami apresiasi dengan putusan yang dibacakan, sebelum membicarakan agenda persidangan adalah pemeriksaan saksi," ujarnya. (source:republika.co.id)


BERITA LAINNYA
Dipacari, Lalu Gadis Belia Ini Rampas Motor Korban
Selasa, 19 September 2017 | 20:46
Duh! Pil PCC Sering Digunakan PSK Sebagai Obat Kuat?
Sabtu, 16 September 2017 | 22:17
Sadis! Ternyata Begini Cara Pasutri Ini Dibunuh
Jumat, 15 September 2017 | 21:53
Kelakuan Kades Maniak! Cabuli Enam Gadis Lugu
Rabu, 13 September 2017 | 12:49
12 Wanita Diduga Lesbian Digrebek Dikontrakan
Senin, 04 September 2017 | 14:17
BERIKAN KOMENTAR
Top