• Home
  • GreenStyle
  • Heboh! Pakai Ilmu Getar, Prajurit Kopassus Temukan Dua Jasad Longsor

Heboh! Pakai Ilmu Getar, Prajurit Kopassus Temukan Dua Jasad Longsor

Kamis, 08 Februari 2018 | 17:40
Photo : Dokumentasi Kopassus
Anggota Kopassus cari korban longsor Cijeruk pakai ilmu getar
RIAUGREEN.COM - Operasi pencarian dan penyelamatan korban tertimbun tanah longsor di Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, akhirnya resmi dihentikan seiring telah ditemukannya keseluruh korban.

Dalam operasi SAR yang berlangsung selama tiga hari itu, banyak cerita heroik dan unik yang terjadi, salah satunya tentang seorang anggota TNI dari Komando Pasukan Khusus atau Kopassus, yang berhasil menemukan dua jasad dengan mengandalkan ilmu getaran yang dimilikinya.

"Praka Pujiono dengan ilmu getar Merpati Putih ini yang berhasil menemukan keberadaan korban tewas yang tertimbun material," kata Komandan batalyon 14 Grup 1 Kopassus, Mayor Inf. Wahyo Yuniartoto dikutip dari VIVA.co.id.

Secara akal sehat, sebenarnya tak mudah bisa mendeteksi keberadaan jasad korban yang tertimbun di bahwa material longsor. Apalagi Praka Pujiono saat itu melacak keberadaan korban dengan ilmu getaran dalam jarak 15 meter.

Tapi, karena Praka Pujiono terus menempa ilmu itu dengan pelatihan rutin, akhirnya hal yang dirasa tak bisa dilakukan manusia, bisa terwujud di lokasi longsor Cijeruk.

Wahyo mengungkapkan, untuk dapat memiliki kemampuan seperti yang ada pada diri Praka Pujiono bukan hal yang mudah. Dibutuhkan waktu bertahun-tahun untuk menguasainya

Pelatihannya pun dibagi menjadi beberapa metode. Untuk ilmu dasar itu ditekuni selama satu tahun, kemudian naik level dalam waktu empat bulan. Kekuatannya dipisahkan antara power dan getaran.

"Jadi ketika tenaga dalam sudah ditransfer dan menyatu dengan alam, maka aura korban pun muncul dan semakin mudah dideteksi. Semakin dekat dengan yang dicari maka getarannya semakin kuat," kata dia.

Wahyo menambahkan, tak hanya mencari korban dalam suatu peristiwa alam. Pemilik ilmu tegar tersebut juga bisa mencari benda logam yang ada di dalam hutan belantara.

Selain mencari korban, ilmu getar tersebut ternyata bisa  juga untuk pengobatan. Aksi Pujiono pun sempat dipamerkan dalam beberapa acara besar, di antaranya HUT Kopassus. (vci)


BERITA LAINNYA
Wah, Mobil Bekas Avanza Tak Lagi Jadi Primadona?
Jumat, 12 Oktober 2018 | 12:18
BERIKAN KOMENTAR
Top