• Home
  • Ekonomi
  • Tips Investasi Menarik dari Hary Tanoe Saat Rupiah Melemah

Tips Investasi Menarik dari Hary Tanoe Saat Rupiah Melemah

Kamis, 06 September 2018 | 12:44
foto partaiperindo
RIAUGREEN.COM - Di tengah pelemahan nilai tukar Rupiah terhaap Dolar Amerika Serikat (AS) ternyata investasi di Indonesia masih menarik.

Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo mengungkapkan, sektor yang masih menarik untuk investasi adalah sektor yang berbasis konsumen, salah satunya pariwisata.

"Indonesia itu pariwisata, itu pasti bagus, yang basisnya konsumen. Karena masyarakat kita kan jumlahnya besar, kemudian pertumbuhan penduduknya juga besar. Kemudian di sektor pendidikan, karena banyak masyarakat kita yang perlu pendidikan," ungkap Hary Tanoe dalam acara INews sore, Rabu (5/9/2018).

Sebagai seorang pengusaha berpengalaman, Hary Tanoe juga melihat peluang investasi pada sektor industri. Akan tetapi, untuk mendukung investasi di sektor industry, perlu adanya dorongan serta pemberian insentif bagi pemerintah, sehingga sektor industri dapat bergerak maju.

"Tentunya, harus ada kebijakan yang komprehensif karena industri itu terkait dengan perizinan, terkait dengan zona kawasan, infrastruktur, terkait dengan aturan tenaga kerja, dan sebagainya," kata Hary Tanoe.


     style="display:block"
     data-ad-client="ca-pub-8001231386763298"
     data-ad-slot="1437814766"
     data-ad-format="auto">


Hary Tanoe juga memaparkan kunci yang dapat mendorong aliran investasi dalam negeri, yaitu membangun kepercayaan pada investor.

"Kita harus pastikan kalau kita ini kompetitif dan kondusif, baru investasi masuk," tandas Hary Tanoe.

Loading...
(source:okezone.com)


Loading...
BERITA LAINNYA
Harga Sawit di Riau Naik Rp33,90 per Kg
Rabu, 03 Juni 2020 | 13:06
Iuran BPJS Kesehatan Turun Mulai 1 Mei 2020
Jumat, 01 Mei 2020 | 00:04
Harga Bawang Merah Mengalami Kenaikan
Jumat, 24 April 2020 | 11:52
Harga Kebutuhan Pokok Masih Stabil
Selasa, 21 April 2020 | 11:45
Harga CPO Masih Menguat
Sabtu, 18 April 2020 | 10:50
Harga TBS Kelapa Sawit Naik Rp50,16 per Kg
Selasa, 24 Maret 2020 | 13:37
Permintaan CPO Dunia Melemah
Kamis, 30 Januari 2020 | 11:23
BERIKAN KOMENTAR
Top