• Home
  • Dunia
  • Taliban: Trump Konyol untuk Dunia, tapi Waras bagi Kami

Taliban: Trump Konyol untuk Dunia, tapi Waras bagi Kami

Senin, 12 Oktober 2020 | 12:30
AP Photo
Ilustrasi perundingan damai Taliban.
RIAUGREEN.COM -- Kelompok Taliban mengaku berharap Presiden Amerika Serikat Donald Trump memenangkan pilpres November mendatang.

Dalam wawancara kepada CBS News, juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid berharap Trump mengalahkan rivalnya Joe Biden, dan terpilih kembali menjadi preside AS.

"Kami yakin Trump akan memenangkan pemilihan yang akan datang karena dia membuktikan janji yang dia buat kepada rakyat Amerika," kata Mujahid dalam wawancara yang dimuat di CBS News pada Sabtu (10/10).

Pemimpin senior Taliban lainnya berharap kemenangan Trump bakal mengakhiri kehadiran militer AS di Afghanistan.

Anggota senior Taliban juga memuji kejujuran Trump. Menurut dia, Trump jauh lebih jujur dari yang mereka kira, khususnya ketika Taliban diundang untuk bertemu di Camp David.

"Trump mungkin konyol bagi seluruh dunia, tetapi dia waras dan bijak untuk Taliban," kata anggota senior Taliban itu.

Sementara itu juru bicara kampanye Trump Tim Murtaugh menegaskan bahwa mereka menolak dukungan Taliban. "Taliban harus tahu bahwa presiden akan selalu melindungi kepentingan Amerika dengan cara apa pun yang diperlukan," kata Murtaugh.

Dukungan Taliban ini ditunjukkan usai Trump menyatakan keinginan untuk mengurangi pasukan AS di Afghanistan setelah 19 tahun. Itu merupakan janji lama Trump.

Saat ini sedikitnya ada 5.000 tentara AS di Afghanistan. Penasihat Keamanan AS Robert O'Brien mengatakan jumlah itu akan turun menjadi 2.500 pada awal tahun depan.

Kesepakatan AS dan Taliban pada Februari lalu mengharuskan Washington menarik semua pasukannya dari Afghanistan hingga 2021. Di sisi lain, pemerintah Afghanistan diminta membebaskan tahanan Taliban.

Menteri Luar Negeri Mike Pompeo menegaskan kembali bahwa AS akan melakukan penarikan penuh militer mereka dari Afghanistan pada April atau Mei 2021.

Namun, baru-baru ini Trump menyatakan semua pasukan harus pulang sebelum Hari Natal. Lewat pengumuman di Twitter, Trump mengisyaratkan penarikan pasukan dari Afghanistan akan dilakukan lebih cepat.(CNNI)

Loading...
BERITA LAINNYA
Bersepeda Tanpa Hijab, Wanita Iran Ditangkap
Rabu, 21 Oktober 2020 | 12:33
Pemilu Ricuh, PM Kyrgyztan Mundur
Rabu, 07 Oktober 2020 | 12:22
Jet Tempur China Jatuh Tabrak Burung
Rabu, 07 Oktober 2020 | 12:21
BERIKAN KOMENTAR
Top