• Home
  • Dunia
  • Terkait Penembakan Jurnalis, Indonesia Masih Tunggu Jawaban Pemerintah Hong Kong

Terkait Penembakan Jurnalis, Indonesia Masih Tunggu Jawaban Pemerintah Hong Kong

Selasa, 08 Oktober 2019 | 16:50
AFP
Ilustrasi anggota Kepolisian Hong Kong.
JAKARTA, RIAUGREEN.COM -- Pemerintah Hong Kong sampai saat ini belum juga memberikan penjelasan terkait insiden penembakan yang melukai seorang jurnalis Indonesia, Veby Mega Indah, pada akhir September lalu. Saat itu Mega menyatakan anggota kepolisian Hong Kong melepaskan tembakan ke arah jurnalis yang sedang meliput aksi unjuk rasa, dan sebuah proyektil peluru karet mengenai pelipis kanannya.

"Belum ada respons dari otoritas Hong Kong jadi mungkin masih dalam penyelidikan kepolisian Hong Kong, kami masih tunggu," kata Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kementerian Luar Negeri, Judha Nugraha, dalam jumpa pers di Jakarta, Selasa (8/10).

Judha menuturkan Indonesia melalui kantornya juga telah mengirimkan nota resmi kepada otoritas Hong Kong untuk meminta penjelasan dan permohonan penyelidikan atas insiden yang menimpa Veby. Namun, Judha menuturkan hingga saat ini Hong Kong belum merespons permintaan itu.

Judha mengatakan Veby sudah menunjuk pengacara untuk menggugat kepolisian Hong Kong.

"Ibu Veby sudah menunjuk pengacara untuk lakukan gugatan terhadap otoritas Hong Kong," kata Judha.

Veby tertembak peluru karet di dekat matanya saat meliput aksi unjuk rasa di kawasan Wan Chai, Hong Kong, pada 29 September lalu.

Menurut informasi yang disampaikan jurnalis AFP, Jerome Taylor, Veby dilaporkan mengalami buta permanen pada mata kanannya sebagai dampak dari benturan peluru karet. Informasi itu didapat Taylor dari pengacara Veby, Michael Vidler, melalui pesan singkat.

Judha menuturkan sampai saat ini dokter masih mengobservasi kondisi mata kanan Veby. Dia mengatakan dokter juga belum memberi kesimpulan terkait kondisi mata Veby tersebut.

"KJRI mengunjungi Veby terakhir pada 7 Oktober kemarin. Kondisi yang bersangkutan sudah stabil dan semakin membaik. Mata kanan Veby masih diobservasi dokter jadi kami terus pantau kondisinya," kata Judha. (cnni)

Loading...
BERITA LAINNYA
Kabut Asap Kian Parah, Malaysia Tutup 145 Sekolah
Selasa, 17 September 2019 | 13:23
Luar Bisa, Nenek 73 Tahun Lahirkan Bayi Kembar
Senin, 09 September 2019 | 12:23
Google Maps Kombinasikan Rute Bus dan "Ojek"
Rabu, 28 Agustus 2019 | 11:48
Tanker Meledak, 71 Orang Tewas Mengenaskan
Senin, 12 Agustus 2019 | 20:39
BERIKAN KOMENTAR
Top