• Home
  • Dunia
  • Karena Pakai Thong Sexy, Alasan Pemerkosa Gadis 17 Tahun Dibebaskan

Karena Pakai Thong Sexy, Alasan Pemerkosa Gadis 17 Tahun Dibebaskan

Jumat, 23 November 2018 | 11:38
foto twitter
RIAUGREEN.COM - Rangkaian protes digelar di Irlandia sepekan setelah pengadilan membebaskan seorang pria yang dituduh memerkosa seorang gadis berusia 17 tahun karena korban mengenakan celana dalam yang seksi atau yang dikenal dengan sebutan thong. Para pegiat menganggap putusan tersebut sebagai kasus perkosaan di mana korban disalahkan yang terus menerus terjadi.

Persidangan kasus Cork pertama kali menarik perhatian publik pada 6 November ketika pelaku, seorang pria berusia 27 tahun dinyatakan tidak bersalah setelah memerkosa seorang gadis berusia 17 tahun.

Pengacara pelaku, Elizabeth O'Connell memicu protes dengan mengatakan kepada juri bahwa korban telah berpakaian secara tidak pantas.

"Anda harus melihat cara dia berpakaian. Dia mengenakan thong dengan renda depan," kata O'Connell. Sesaat kemudian, pengadilan memutuskan bahwa pelaku tidak bersalah.

Keputusan itu memunculkan protes dan gerakan sosial di Twitter di mana warganet memasang foto celana dalam mereka dengan tagar #ThisIsNotConsent, ini bukanlah tanda persetujuan. Gerakan itu juga dilakukan oleh anggota parlemen Ruth Coppinger yang mengeluarkan celana dalam berenda di depan Dail (parlemen Irlandia) dari lengan bajunya.

"Mungkin tampak memalukan untuk menunjukkan sepasang thong di sini ... bagaimana menurut Anda yang dirasakan seorang korban perkosaan atau seorang wanita saat setelan celana dalamnya yang tidak pantas ditampilkan di pengadilan?" ujar Coppinger sebagaimana dilansir BBC, Kamis (15/11/2018).

Coppinger juga mengecam bukti yang dihasilkan oleh pengacara O'Connell menyebutnya upaya untuk menekankan apa yang dia sebut "penyalahan korban" dalam penuntutan kasus perkosaan.

Di Cork, di mana persidangan berlangsung, sekira 200 orang telah berbaris ke gedung pengadilan untuk menyebarkan celana mereka di tangga gedung sebagai bagian dari protes #ThisIsNotConsent. Sementara itu, di Ibu Kota Dublin barisan jemuran celana dalam digantung di tiang-tiang lampu di bawah monumen Spire of Dublin.

Protes juga digelar di lokasi-lokasi lainnya seperti di Kota Limerick, sebelah barat Irlandia dan di Waterford di tenggara.

(sumber:okezone.com)



Loading...
BERITA LAINNYA
Dilegalkan, Stok Ganja Habis Diserbu Warga Kanada
Senin, 22 Oktober 2018 | 12:52
Wow, Khabib Ditawari Rp30 Miliar Hengkang dari UFC
Minggu, 14 Oktober 2018 | 12:56
BERIKAN KOMENTAR
Top