• Home
  • Dunia
  • Takut Dibunuh, Kim Jong Un Mendapat Pengawalan Ketat di Singapura

Takut Dibunuh, Kim Jong Un Mendapat Pengawalan Ketat di Singapura

Senin, 11 Juni 2018 | 15:56
foto youtube
RIAUGREEN.COM - Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un akan melakukan pertemuan dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Singapura pada 12 Juni 2018. Menjelang pertemuan, Kim Jong Un merasa ketakutan akan dibunuh dalam perjalanan ke Singapura.

Kim Jong Un dikabarkan mengkhawatirkan berbagai macam upaya pembunuhan terhadap dirinya, bahkan ketika dia sedang berada di dalam Korea Utara. Saat Kim ke Korea Selatan, pengawalan ketat selalu menyertainya.

Karena itu, berbagai macam pengawalan ketat dilakukan oleh pihak Korea Utara. Berikut beberapa pengawalan ketat tersebut:

1. Dikabarkan dikawal pesawat jet China

China dikabarkan mengirim pesawat jet untuk mengawal Kim Jong Un menuju Singapura. "Mengawal (kepala negara) dengan pesawat jet adalah salah satu protokol keamanan tertinggi yang dikerahkan oleh angkatan udara," ungkap salah satu sumber dari angkatan udara Korea Selatan.

"Jika China mengerahkan pengawalan, ini mungkin pesan kepada AS-Korsel bahwa China mendukung rezim Kim Jong Un."


2. Rute khusus perjalanan Kim Jong Un ke Singapura

Kim Jong Un menempuh perjalanan cukup jauh menuju Singapura melalui kawasan udara China. Akan ada pengawalan ketat perjalanan Kim Jong Un dari Pyongyang menuju Singapura. Hal ini dilakukan untuk memastikan keamanannya.

Tapi setelah pesawat jet tersebut memasuki kawasan Singapura, maka itu menjadi tugas pemerintah Singapura untuk mengawal pesawat Kim Jong Un. Ini karena hukum internasional. Pesawat jet China kemungkinan hanya akan mengawal sampai perbatasan China yang kemungkinan berada di perairan Laut China Selatan.

3. Pengamanan super ketat ketat

Tuan rumah Singapura mengerahkan pasukan tersendiri selama berjalannya pertemuan. Pasukan Gurkha ikut mengawasi pertemuan Trump dan Jong Un tersebut. Pasukan itu dikerahkan dengan senapan serbu dan senjata tradisional 'khukris' atau pisau unik yang menjadi ikon nomor satu mereka, Pasukan Gurkha bakal menyebar untuk memberikan keamanan kelas dunia.

"Polisi elit Singapura dan Pasukan Gurkha akan mengamankan tempat pertemuan, jalan, hingga hotel tempat para pemimpin dan delegasi menginap," demikian pernyataan diplomat yang dekat dengan sumber keamanan VIP.


Source: merdeka.com

BERITA LAINNYA
Beda Selera Makan Donald Trump dan Kim Jong Un
Selasa, 12 Juni 2018 | 05:07
BERIKAN KOMENTAR
Top