• Home
  • Dumai
  • Sebentar Lagi Beroperasi, Tol Pekanbaru-Dumai Minim Sosialisasi Aturan Keselamatan Berkendara

Sebentar Lagi Beroperasi, Tol Pekanbaru-Dumai Minim Sosialisasi Aturan Keselamatan Berkendara

Minggu, 28 Juni 2020 | 21:19
DUMAI, RIAUGREEN.COM - Masyarakat Riau, terkhusus Dumai, dalam hitungan hari akan segera menikmati Jalan Tol Pekanbaru-Dumai sepanjang 131 KM.

Kabar terkini yang didapat riaugreen.com dari berbagai sumber, sebagai pengembang Jalan Tol Trans-Sumatera tersebut, PT Hutama Karya, telah melaksanakan Uji Laik Fungsi (ULF) yang dilakukan pada 17-19 Juni 2020 lalu.

ULF dilakukan mulai dari seksi 2 (Minas - Kandis Selatan) hingga seksi 6 (Duri Utama - Dumai). Adapun seksi 1 (Pekanbaru - Minas) sepanjang 9,5 km telah dibuka secara fungsional pada Mei lalu.

Namun seperti diketahui, bagi masyarakat Riau, Jalan Tol atau yang dikenal masyarakat sebagai Jalan bebas hambatan ini merupakan sesuatu yang baru.

Sehingga disinyalir banyak pengguna belum memiliki informasi yang lengkap tentang aturan-aturan berkendara, kelayakan kenderaan mapun hal yang urgen lainnya ketika menggunakan jalan berbayar ini demi keselamatan.

"Inikan jalur cepat, rata-rata kenderaan melintas dengan kecepatan tinggi, ada baiknya pihak pengembang atau pun pihak-pihak terkait terlebih dahulu mensosialisasikan langkah nyata keselamatan berkendara di Jalan Tol," kata ones, salah satu warga Dumai kepada riaugreen.com, Ahad (28/06/2020).

Sosialiasi ini perlu, kata ones, karena bagi pengendara wajib untuk mengetahui seperti kapasitas kecepatan, beban kendaraan, dan kualitas kendaraan yang akan digunakan di Jalan Tol sesuai peraturan yang ada sebelum menggunakan jalan cepat ini.

"Yang saya tahu sekarang, pihak pengembang, dalam hal ini PT Hutama Karya, atau pihak-pihak terkait lainnya, masih minim untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat, saya sarankan mereka segera melakukan sosialisasi aturan berkendara sebelum seluruh ruas jalan tol permai ini difungsikan," saran ones.

Tol Pekanbaru-Dumai sendiri menelan biaya investasi sekitar Rp 16 Triliun, dengan skema pembayaan ekuitas sebesar 70%  atau senilai 11.347 Milyar dan dengan sistem pembiyaan pinjaman sebesar 30% atau senilai 4.683 Milyar. Sedangkan tarif yang dipatok untuk menikmati akses jalan ini di tahun 2020 adalah sebesar Rp 900/KM. Dengan kata lain, bagi warga Dumai yang ingin ke Pekanbaru harus merogoh kocek sekitar Rp117.900. (r1)

Loading...
BERITA LAINNYA
Zul AS Ambil Sumpah PNS Dumai Secara Virtual
Kamis, 13 Agustus 2020 | 12:46
BERIKAN KOMENTAR
Top