• Home
  • Dumai
  • Kualitas Udara Dumai Hari ini 17 September Masih Berbahaya, 500 psi

Kualitas Udara Dumai Hari ini 17 September Masih Berbahaya, 500 psi

Selasa, 17 September 2019 | 08:32
Indek Kualitas Udara Dumai Riau
DUMAI, RIAUGREEN.COM - Kualitas Kota Dumai hari ini Selasa 17 September 2019, masih belum menunjukkan ke arah yang positif, Kabut terpantau masih tebal hingga pukul 08.14 WIB. Data yang diperoleh riaugreen.com dari hasil alat pemantau udara real time milik Chveron, Indek pencemeran Udara masih menunjukkan angka melebihi 500 Psi.

Menurut kuputusan Badan Pengendalian dampak lingkungan (Bapedal), rentang angka antara 300 hingga 500 psi adalah warna hitam, ini menunjukkan kualitas udara yang sangat tidak sehat alias masuk kategori berbahaya.

Dari data hasil alat pemantau udara tersebut, kualitas udara di berbagai Kota lainnya di Provinsi Riau juga masih dalam Kategori Berbahaya, diantaranya Bangko Rohil 500 psi, Duri 500 psi, minas 500 psi, Petapahan 500 psi, dan Rumbai Pekanbaru 500 psi.

Akibat kabut asap yang tak kunjung mereda, Jumlah penderita penyakit Inspeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Kota Dumai, Riau, mengalami peningkatan cukup signifikan.

Sejak tanggal 1 September hingga 14 September 2019, petugas Diskes Dumai mencatat ada 2.345 kasus penderita ISPA di Dumai.

"Sampai 14 September dalam dua minggu pertama terdapat 2.345 kasus ISPA yang mana terjadi peningkatan 40 persen setiap harinya yang bisa terjadi karena kabut asap dan juga kekeringan," ujar Kasi Pelayanan Kesehatan Primer Diskes Dumai, dr Hafiz.

Sementara itu, Presiden Joko Widodo dalam rapat terbatas yang digelar setelah kedatangannya di Riau kemarin, menyebutkan Provinsi Riau dalam status siaga darurat.

"Riau status siaga darurat. Luas lahan yang terbakar juga sudah mencapai puluhan ribu hektare. Jangan sampai ini menggangu aktivitas penerbangan, sehingga berimbas kepada aktivitias ekonomi di Riau," kata Jokowi.

Jokowi mengaku telah meminta jajaran Kabinet Kerja dan pemerintah daerah bersinergi untuk menangani masalah kebakaran hutan. Berbagai instruksi pun sudah diberikan, dan tinggal diimplementasikan.

"Hari Jumat lalu saya sudah perintah ke Panglima, Kepala BNPB, itu dilakukan hujan buatan. Sudah dikerjakan, dan hari ini juga kita harapkan dilakukan yang sama. Pasukan kita tambahkan," tegasnya.

"Tetapi sekali lagi kalau tidak ada dukungan dari pemerintah daerah, ini adalah pekerjaan besar yang sulit diselesaikan. Pengalaman kita bertahun-tahun sebelumnya seperti itu. Kuncinya di pencegahan, jangan sampai ada titik api muncul," tegasnya. (r1)


Loading...
BERITA LAINNYA
Pemerintah Kota Dumai Gelar Program Subuh Berkah
Sabtu, 12 Oktober 2019 | 10:14
BERIKAN KOMENTAR
Top