• Home
  • Dumai
  • Gelar Istighosah, Walikota Ajak Introspeksi Diri

Gelar Istighosah, Walikota Ajak Introspeksi Diri

Senin, 16 September 2019 | 16:16
dsk
DUMAI, RIAUGREEN.COM -  Ribuan umat Islam Kota Dumai mengikuti Istighosah di Lapangan Taman Bukit Gelanggang, Ahad (15/9). Kegiatan berisi zikir dan doa itu bertujuan memohon pertolongan Allah SWT agar kemarau dan bencana asap yang melanda  Kota Dumai dan daerah lainnya segera berakhir.

Rencana awal, Pemko Dumai akan menggelar Sholat Istisqa atau sholat minta hujan. Namun karena syarat awal pelaksanaan Sholat Istisqa tidak terpenuhi, disepakati untuk diganti dengan Istighosah. Di sisi lain,  sebagian wilayah Kota Dumai sudah turun hujan.

Istighosah adalah meminta pertolongan agar dihilangkan atau terlepas dari bala bencana. Istighosah di Kota Dumai kali ini berisi do'a permintaan pada Allah SWT agar bencana asap yang melanda Kota Dumai segera berakhir.

Doa istighosah dipimpin oleh Iman Besar Masjid Al-Manan Mas Rohan. Sedangkan  tausiah diisi oleh Ustadz Nurul Hadi.

Walikota Dumai H. Zulkifi As yang diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah H. Syahrinaldi mengajak warga Kota Dumai untuk introspeksi diri atas perbuatan dan kekeliruan yang mungkin sudah dilakukan. "Hanya  Allah maha penolong dan kepadanya kita minta pertolongan agar musibah dan bencana ini segera berakhir," ujar Syahrinaldi.

Syahrinaldi menyebut beberapa pekan terakhir Kota Dumai dilanda musibah kabut asap atau jerebu. Kondisi ini menyebabkan banyaknya warga yang terspapar ispa, anak-anak sekolah terpaksa diliburkan dan warga terpaksa mengurangi aktifitas di luar ruangan. Selain berdampak pada kesehatan juga berpengaruh pada perekonomian masyarakat.

"Kita, aparat TNI, Polri dan BPBD sudah berupaya maksimal. Di Dumai hanya sedikit titik api dan bisa diatasi. Ulah beberapa orang di daerah lain menyebabkan jutaan orang tersiksa. Upaya pemadaman terus dilakukan. Tapi memang tidak mudah untuk mengatasinya," ujar mantan Camat Dumai Barat ini.

Selain melakukan upaya pemadaman dengan mengerahkan segenap potensi yang ada, usaha lain yang harus dilakukan adalah memohon pertolongan kepada Allah SWT. "Setinggi apapun kita di Dunia ini tetap saja rendah di hadapan Allah. Kiranya kita perbanyak doa agar turun pertolonga Allah mengatasi musibah ini," imbau Syahrinaldi.

Ustadz Nurul Hadi dalam tausiahnya mengatakan bencana kabut asap dan karhutla ini tidak terlepas dari maksiat dan dosa di sekeliling manusia. "Bencana itu murka Allah. Musibah itu tak terlepas dari 3 hal. Manusia inkar, manusia dholim dan perbuatan maksiat," katanya.

Perbuatan membakar hutan dan lahan termasuk perbuatan maksiat. Akibat kebakaran itu menimbulkan asap menyebabkan orang lain sakit dan terganggu aktifitasnya. (dsk)

Loading...
BERITA LAINNYA
Begini Penampakan Buangan PT EDI Mengalir ke Laut
Senin, 09 Desember 2019 | 17:19
Detik-detik KPK Geledah Kantor DPMPTSP Dumai
Kamis, 05 Desember 2019 | 19:08
Wako Zulkifli AS Tinjau Dumai Citymall
Kamis, 28 November 2019 | 12:00
Walikota Pimpin Upacara Peringatan HUT PGRI Ke-74
Rabu, 27 November 2019 | 13:54
Pemko Dumai Komit Dukung Roro Dumai-Malaka
Jumat, 15 November 2019 | 14:06
BERIKAN KOMENTAR
Top