• Home
  • Dumai
  • Dumai Mulai Diliputi Kabut Asap, Kesehatan Anak-anak Terancam

Dumai Mulai Diliputi Kabut Asap, Kesehatan Anak-anak Terancam

Kamis, 14 Februari 2019 | 10:31
DUMAI, RIAUGREEN.COM - Kota Dumai Riau, sejak dari Rabu (13/02/2019) hingga hari ini, Kamis (14/02/2019), kembali diliputi kabut asap akibat kebakaran hutan yang melanda daerah ini kurun sepekan terakhir. Kabut asap yang terpantau terlihat menerbangkan abu-abu putih sisa pembakaran disertai dengan udara yang berbau menyengat.

Pantauan RiauGreen.com, abu sisa kebakaran tersebut mulai masuk ke rumah-rumah warga di Dumai, pada pagi harinya terlihat berserakan di teras-teras rumah.

Kabid Pengendalian Lingkungan di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Dumai, Abdal Syamsir, Rabu (13/02/2019) kemarin, mengatakan, kondisi udara di Dumai mulai berbahaya, hal ini terpantau oleh alat ukur kualitas udara (ISPU) milik PT Chevron Pasific Indonesia yang diukur pada Rabu, 13 Februari 2019 sebelum Pukul 08.00 WIB.

Dari data yang tertera pada alat Air Quality Monitoring Data milik PT Chevron Pacific Indonesia menunjukkan angka 367 PSI pada Pukul 04.00 WIB dengan status berbahaya indikator warna hitam.

Sedangkan, indeks pencemaran pada Pukul 05.00 hingga Pukul 06.00 kemarin menunjukan angka 237 dan 240 PSI status  sangat tidak sehat indikator warna merah. Sedangkan Pada pukul 07.00 WIB kualitas udara berada di level 187 PSI status tidak sehat indikator warna kuning.

Sementara itu, pada Selasa (12/02/2019) kemarin, kebakaran hutan dan lahan semakin meluas di Kota Dumai, manggala agni menyebutkan sekitar 50 Hektar lebih kawasan hutan konservasi dan lahan gambut yang terbakar dalam sepekan terakhir.

Akibat udara yang tak sehat bercampur asap dan abu sisa kebakaran, sejumlah orang tua di Dumai mulai mengkhawatirkan udara yang dihirup tersebut membahayakan kesehatan anak-anak mereka.

"Mereka ini kan masih rentan terkena penyakit, apalagi udara yang dihirup sudah tercemar dengan asap, kita dewasa aja kalau menghirup kabut asap ini terasa pusing-pusing, apalagi anak-anak," ungkap Nana, salah satu ibu yang mempunyai anak berumur sekitar 3 tahun. (syh)


Loading...
BERITA LAINNYA
Dua lokasi di Dumai Kembali Digeledah KPK
Selasa, 13 Agustus 2019 | 15:09
MTQ XVI Kota Dumai akan Diikuti 187 Peserta
Rabu, 31 Juli 2019 | 18:51
“Gelorakan Semangat Mencintai Keluarga”
Selasa, 30 Juli 2019 | 08:52
IKMR Nyatakan Sikap Tak Berpolitik Praktis
Senin, 29 Juli 2019 | 11:34
BERIKAN KOMENTAR
Top