• Home
  • Dumai
  • Pasangan Bukan Suami Istri di Dumai Terjaring Operasi Yustisi Saat di Kamar Kos

Pasangan Bukan Suami Istri di Dumai Terjaring Operasi Yustisi Saat di Kamar Kos

Selasa, 18 September 2018 | 16:16
Ilustrasi
DUMAI, RIAUGREEN.COM - Dengan menyasar sejumlah rumah kos-kosan yang terdapat di Kota Dumai. Tim gabungan yang menggelar Operasi Yustisi berhasil menjaring sejumlah penghuni kos yang tidak memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP), Selasa, (18/09/2018) sekira pukul 09.00 WIB. Selain itu pihaknya turut mengamankan pasangan sejoli yang bukan suami istri.

Tim gabungan dari Satpol PP, TNI, Kepolisian, Dinas Perhuhungan, Disdukcapil dan sejumlah OPD terlihat memeriksa setiap kamar kos yang diduga menjadi lokasi tempat tinggal para pendatang yang tidak memiliki dokumen ataupun KTP.

Penyisiran petugas dimulai dari rumah kos yang terdapat di Jalan Duku, tim mendapati 2 orang wanita yang tidak memiliki KTP. Tim kemudian bergerak ke rumah kos yang terdapat di Jalan Sidorejo, Gang Ikhlas.

Disana petugas tampak kesulitan, para penghuni kamar tak langsung membukakan pintu saat itu.  Ada dugaan para penghuni ketakutan dengan kedatangan petugas gabungan tersebut. Namun demikian tim tidak mengamankan satupun penghuni kos.

Dalam penyisiran di Gang Dermawan, petugas mengamankan seorang pria dan wanita yang bukan suami istri di rumah kos berukuran 4 x 5 meter itu. Mereka sempat akan mengelabuhi petugas dengan menunjukkan buku nikah, namun saat diperiksa tim mendapati keganjilan akan dokumen tersebut. Yang kemudian pasangan kumpul kebo itu digiring petugas ke Kantor Satpol PP untuk dilakukan proses lebih lanjut.

Loading...
Terakhir, tim gabungan kembali mengamankan 5 orang wanita dan 1 pria yang tidak memiliki dokumen atau KTP. Mereka dibawa petugas dari rumah kos yang terletak di Gang Sirih dan di Jalan Semangka, Kelurahan Rimba Sekampung, Kecamatan Dumai Kota.

Mereka yang diamankan itu nantinya akan diproses lebih lanjut oleh petugas. Dan bagi mereka yang tidak memiliki KTP akan diberikan sangsi denda sebesar Rp 50 ribu. Dalam operasi ini petugas dibagi menjadi beberapa TIM. (xnewss)

BERITA LAINNYA
Pemko Dumai Gunakan Perkada Ditolaknya RAPBD-P
Kamis, 18 Oktober 2018 | 11:37
BERIKAN KOMENTAR
Top