• Home
  • Dumai
  • Padamkan Karhutla, Helikopter Hilir Mudik di Langit Dumai

Padamkan Karhutla, Helikopter Hilir Mudik di Langit Dumai

Kamis, 19 Juli 2018 | 12:13
ilustrasi
RIAUGREEN.COM - Anak-anak di komplek perumahan di Dumai Riau ini tiba-tiba riuh, Sepuluhan lebih anak seusia taman kanak-kanak (TK) berlarian keluar rumah, berhamburan bersama teman-teman seusianya sambil menunjuk ke atas, itu itu.. itu diatas, Ooo mengejar Capung Besi? Rabu (18/07/2018).
 
Iya, sudah hampir dua pekan ini helikopter pemadam api Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) hilir mudik di kampung kami tepat nya melintasi Kecamatan Medang Kampai Dumai Riau.
 
" Semalam dan hari ini suara helikopter nya Full gak putus-putus," kata warga setempat di perumahan Medang Kampai Dumai ini, Kamis (19/07/2018).
 
Seperti biasa, luas lahan terbuka di Provinsi Riau ini yang digunakan untuk tanama sawit dan kayu bahan kertas menyebabkan lahan kosong menganga dan rawan kebakaran di musim kemarau atau jarang hujan seperti beberapa hari ini. Sudah hampir sepekan pula hujan tidak turun, kadang malam hujan turun cuma gerimis, " Ngerecik" tidak jadi hujan, di siang hari nya panas terik plus hembusan angin kuat.
 
Alhasil langganan kebakaran hutan dan lahan pun tak terelakkan. Berita nya Bulan Juli ini beberapa daerah di riau terbakar, sudah bukan hal baru, Riau sering sekali "Terbakar" kabut asap sampai ke Luar Negeri, sampai di negeri Jiran Malaysia dan Singapura.
 
Belajar dari tahun-tahun sebelumnya, Tahun ini pemerintah pusat menyediakan hlikopter "standbay" di Riau. Sedikitnya ada 4 Helikopter dari BNPB. Jadi total heli karthutla 5 unit, 4 dari BNPB dan 1 dari KLHK. Helikopter jenis Sikorsky, Bell, dan Kamov, masing-masing mampu bawa 3000 sampai 4000 liter air untuk me-nyiram api di hutan.
 
Tiap hari, iya tiap hari hilir mudik, kadang melintas di atas atap rumah warga untuk mengambil air laut untuk menyiram api di hutan.
 
" Pas di Teluk Makmur Dumai Riau itu kan kebetulan laut ya, jadi mereka helikopter ini mengambil air di sana," kata warga setempat.
 
Pada 16 Juli 2018 saja, media lokal menulis, titik api sudah mendekati angka 18 titik.
 
" Tiga unit helikopter, hotspot yang tersebar di beberapa Kabupaten di Riau," ujar Wadan Satgas Karhutla Riau Edwar Sanger.
 
Jika ada hotspot di Provinsi Riau yang terpantau melalui satelit tersebar di  kabupaten/kota di Riau. tim akan disebarkan di daerah yang ada titik api.
 
" Pada Senin kemarin Ada satu helikoper jenis Sikorsky mengarah ke Rohil, Helikoper jenis Kamov terbang ke Rohul dan Helikoper jenis Bell 214 ke Dumai, tergantung dimana titik api"ujar Edwar Sanger. (zar/roc)

BERITA LAINNYA
4000 Warga Dumai Sedang Ngantri Naik Haji
Selasa, 07 Agustus 2018 | 18:54
Polsek Dumai Timur Bekuk Diudga Pengedar Sabu
Selasa, 31 Juli 2018 | 11:37
BERIKAN KOMENTAR
Top