• Home
  • Dumai
  • Wako Dumai Bahas Kota Layak Anak Bersama UNICEF

Wako Dumai Bahas Kota Layak Anak Bersama UNICEF

Senin, 07 Mei 2018 | 18:43
Walikota Dumai, Zulkifli As dan Walikota Surabaya, Risma bahas kota layak anak bersama UNICEF.
DUMAI, RIAUGREEN.COM -Sebanyak 11 walikota dari delapan negara se-Asia Pasifik berkumpul dan berdiskusi tentang persoalan anak-anak di Surabaya dalam agenda Internasional Growing Up Urban Making Cities Safeand Sustanable for every child atau biasa disebut Kota Layak Anak oleh UNICEF(United Nations International ChildrensEmergency Fund).

Kegiatan tersebut dilaksanakan 6-8 Mei 2018 di Hotel JW Marriot Surabaya Jawa Timur. Hadir pada kesempatan itu Walikota Dumai Drs H Zulkifli As MSi, Walikota Surabaya Tri Rismaharini, Walikota Jayapura, Walikota Surakarta, walikota Yangon Myanmar, Walikota Zambonga City Philipina, Kota ChiangMai Thailand, Kota Shenzhen China, dari Cambodia, Korea, dan Vietnam mereka semua berkumpul membahas persoalan anak.

Acara ini dikemas dalam bentuk diskusi untuk membahas visi para walikota dalam membangun kota layak anak jangka panjang.

Ada empat topik yang dibahas dalam diskusi kota layak anak tersebut. Yaitu, mengukur investasi terhadap kepentingan anak dan remaja, perencanaan kota yang mampu merespon kebutuhan anak dengan cepat dan fokus terhadap kebutuhan anak, kebijakan tata kota penganggaran dan intervensi untuk anak dan remaja serta merumuskan, dan berkomitmen untuk memberikan solusi untuk mewujudkan hasil diskusi selama satu hari.

UNICEF hanya mengundang 11 wali kota dari 8 Negara se-Asia Pasifik. Termasuk Kota Dumai, Dumai di undang karena dinilai memiliki komitmen dan tatakelola kota dan perlindungan anak yang baik terbukti beberapa kaki meraih penghargaan Kota Layak Anak Tingkat Nasional.

Dalam pertemuan itu, UNICEF juga menyiapkan para ahli menjadi moderator untuk mengarahkan jalannya diskusi antar wali kota agar tujuan yang diinginkan tercapai. Perwakilan Kota se Asia Pasific diberi kesempatan untuk menyampaikan presentasi terkait strategi agar Kota Layak Anak terwujud termasuk walikota Dumai diberi kesempatan untuk berbicara masalah program prioritas agar program KLA berjalan sukses.

"Ini merupakan ajang bertukar ilmu dan berbagi untuk mencari solusi dari problem-problem yang dialami setiap kota tentang kondisi anak." Kata Walikota Surabaya Tri Rismaharini saat membuka acara.

Lanjutnya, acara ini di inisiasi oleh UNICEF dan menjadi sebuah kebanggaan bagi kami karena Surabaya ditunjuk sebagai tuan rumah untuk diskusi masalah anak. Tambahnya.

Risma berharap, hasil diskusi ini, seluruh peserta diharapkan benar-benar berkomitmen untuk mewujudkan sekaligus menemukan solusi bagi kehidupan anak di kota.

Sementara Walikota Dumai Drs H Zulkifli AS MSi mengaku bangga bisa menjadi bagian dalam diskusi Internasional Growing Up Urban Making Cities Safeand Sustanable for every child yang ditaja oleh UNICEF di Surabaya.

"Pertemuan ini sangat penting karena UNICEF kerap melihat dan mendengar permasalahan anak di berbagai kota di dunia. Kehadiran kami disini sebagai komitmen kami untuk mensukseskan program Kota Layak Anak di Kota Dumai." Kata Walikota.

Poin penting pertemuan ini berdiskusi, saling tukar ilmu dan berbagi pengalaman. Kesemuanya dimaksudkan untuk mencari solusi dari problem-problem yang dialami setiap kota di Asia pasifik tentang kondisi anak di perkotaan.

"Hasil pertemuan ini nantinya akan kami implementasikan sebagai langkah untuk mewujudkan sebuah lingkungan yang dapat menjamin terpenuhinya hak-hak anak. Dan diskusi ini sangat penting karena akan menghasilkan kebijakan yang difokuskan pada kehidupan anak di masa depan," Sebut Walikota.

Walikota juga berharap, pertemuan ini memiliki dampak positif bagi Kota Dumai khususnya dalam rangka mewujudkan Dumai menjadi Kota Layak Anak.

Dalam diskusi, walikota Dumai juga menyampaikan bahwa selain membangun infrastruktur, Pemerintah Kota Dumai juga fokus membangun sumber daya manusia (SDM) agar menjadi penerus bangsa yang berpengetahuan, kompeten, dan terampil. (hms)


BERITA LAINNYA
Pemko Dumai Gunakan Perkada Ditolaknya RAPBD-P
Kamis, 18 Oktober 2018 | 11:37
BERIKAN KOMENTAR
Top