• Home
  • Dumai
  • Dandim : 109 Hektar Lahan Dumai Terbakar, 20 Persen Akibat Puntung Rokok

Dandim : 109 Hektar Lahan Dumai Terbakar, 20 Persen Akibat Puntung Rokok

Selasa, 06 Maret 2018 | 14:12
Danrem 031/Wirabima Kolonel Inf Sonny Afrianto meninjau langsung kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kota Dumai, pemantauan dilakukan melalui udara menggunakan helikopter BNPB Riau, Senin (5/3/2018).
DUMAI, RIAUGREEN.COM - Danrem 031/Wirabima Kolonel Inf Sonny Afrianto meninjau langsung kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kota Dumai, pemantauan dilakukan melalui udara menggunakan helikopter BNPB Riau, Senin (5/3/2018).

Kunjungan Danrem 031/WB didampingi Kepala BPBD Provinsi Riau Edward Sanger dan jajarannya. Rombongan tiba di bandara pinang kampai Dumai pukul 13.15 wib disambut langsung Walikota Dumai Drs H Zulkifli As M.Si, Dandim 0320/Dumai Letkol (inf) Horas Sitinjak, Kapolres Dumai AKBP Restika P Nainggolan, Kepala BPBD Dumai Tengku Ismed dan yang lainnya. 

Dari bandara Danrem istirahat sejenak djruang VIP bandara lebih kudang 15 menit,  dari situ rombongan langsung meninjau posko siaga bencana kabut asap yang didirikan di depan kantor BPBD Jalan Putri Tujuh Dumai. 

Pada kesempatan itu Danrem meminta laporan Dandim Dumai terkait jumlah lahan yang terbakar dan kendala yang dihadapi dilapangan. 

Dandim Dumai Letkol (inf) Horas Sitinjak dalam laporannya mengatakan, bahwa luas lahan yang terbakar sejak 5 Februari 2018 sampai hari ini berjumlah 109 hektar. Lahan tersebut diduga di bakar secara sengaja dan 20 persennya diduga terbakar akibat puntung rokok. 

"Pihak kepolisian telah menangkap tiga tersangka dan saat ini dalam proses pemeriksaan dikantor polisi, yang satu oang lagi di lepas karena tidak cukup barang bukti." kata Dandim 

Terkait kendala yang kami hadapi dilapangan adalah medan yang sulit dijangkau oleh tim pemadam karhutla karena kebakaran jauh di dalam hutan. "Kendala lain adalah sulitnya mendapatkan sumber air untuk digunakan memadamkan api. Kedepan Pemerintah Kota Dumai akan membuat kanal dan embung," Terangnya.

Sementara Danrem 031/Wirabima Kolonel Inf Sonny Afrianto menegaskan, pelaku pembakar hutan dan lahan harus ditangkap dan dihukum seberat-beratnya.

" Harus ada tindakan hukum yang tegas kepada pelaku pembakar hutan dan lahan sebagai efek jera agar kejadian serupa tidak terulang lagi," tegasnya

Lanjutnya, hampir 100 persen karlahut disebabkan oleh manusia. Maka dari itu saya mengajak semua pihak terkait untuk bersama-sama mencegah bencana kabut asap akibat kahutla. Jika melihat titik api agar segera melaporkannya kepada instansi terkait. 

"Sebentar lagi akan dilaksanakan Seagame, jangan sampai tamu dari berbagai negara di hadiahi asap, akan mempermalukan Indonesia di mata Dunia. untuk itu, kepada seluruh satgas pemadam api agar terus meningkatkan pengawasan dilapangan serta mengoptimalkan proses pemadaman melalui darat maupun lewat udara, " Ajaknya.

Terakhir Danrem mendorong agar seluruh personil terus melaksanakan patroli dan sosialisasi.

"Diharapkan kerjasama dari masyarakat juga, agar bisa turut melaporkan dan mengawasi apabila melihat dan menemukan pelaku pembakaran hutan dan lahan. 

Selanjutnya kepala BPBD Provinsi Riau, Edward Sanger menyampaikan, bahwa hasil pemantauan dari udara memang masih ada beberapa titik yang berasap namun kondisinya sudah mulai membaik. 

"Pantauan kami melalui udara kondisinya mulai membaik, ada beberapa titik yang masih berasap dan kami minta agarbterua dilakukan proses pendinginan agar api benar - benar padam." katanya 

Lanjutnya,  kami juga sudah menyerahkan penambahan beberapa alat pemadaman ministriker untuk menjangkau lokasi yang jauh didalam hutan. Bantuan itu kami serahkan kepada BPBD Dumai. 

"Kami berharap apabila kondisi di lapangan semakin parah agar segera berkoordinasi dengan BNPB Provinsi Riau agar kami dapat segera mengirimkan helikopter untum melakukan water bombing, berbagai upaya harus kita lakukan untuk mencegah bencana kabut asap, jika tidak bisa lewat darat kita lakukan lewat udara," tutupnya. (ka)


BERITA LAINNYA
NGC Dumai Gelar Anniversary Perdana
Jumat, 20 Juli 2018 | 18:48
Bank Mandiri Dumai Berangkatkan 500 Pemudik
Rabu, 13 Juni 2018 | 10:30
BERIKAN KOMENTAR
Top