• Home
  • Dumai
  • Pasca Ditutup Sementara, Bandara Pinang Kampai Dumai Kembali Beroperasi

Pasca Ditutup Sementara, Bandara Pinang Kampai Dumai Kembali Beroperasi

Senin, 11 Desember 2017 | 15:00
Plt Kadishub Asnar SP
DUMAI, RIAUGREEN.COM - Terhitung sejak tanggal 10 Desember 2017, Bandara Pinang Kampai Dumai kembali beroperasi pasca ditutup selama sepekan, demikian disampaikan Plt Kepala Dinas Perhubungan Dumai, Asnar.

"Alhamdulillah sudah selesai permasalahannya, jadi sudah beraktivitas lagi," ujarnya.

Bahkan salah satu maskapai penerbangan sudah melayani penerbangan ke Pekanbaru, Batam dan Medan.

Kembalinya beroperasi Bandara Pinang Kampai, karena kekurangan unit kendaraan Pertolongan Kecelakaan Penerbangan dan Pemadam Kebakaran (PKP-PK) sudah teratasi dengan adanya bantuan dari pihak PT Pertamina, PT Chevron dan BPBD Kota Dumai.

Berdasarkan informasi yang diterima, diketahui pihak bandara mengajukan surat pembatalan Notam ke Perum LPPNPI Air Nav Pekanbaru pada 6 Desember 2017 lalu. Dengan sudah lengkapnya PKP-PK Bandara Pinang Kampai kembali naik ke kategori V.

Pantauan di lapangan, puluhan penumpang terlihat menunggu keberangkatan di Bandara Pinang Kampai. Mereka berangkat dengan beberapa tujuan seperti Dumai-Pekanbaru, Dumai-Medan dan Dumai-Batam.

"Alhamdulillah sudah beroperasi lagi, kami sebagai masyarakat sangat menyambut baik," ujar Andre salah satu warga yang sedang menunggu keberangkatan ke Pekanbaru.

Warga Kota Dumai itu mengaku sangat terbantu dengan kembalinya beroperasional Bandara Pinang Kampai. Karena jika ke Pekanbaru memangkas waktu yang panjang dibandingkan lewat darat.

"Ini kan cuma 30 menit sudah sampai ke Pekanbaru," ujarnya.

Telah beraktivitas kembali Bandara Pinang Kampai juga diakui salah satu petugas di Wing Airs, El Nainggolan. Ia mengatakan bandara sudah kembali beraktivitas.

"Sudah bisa kalau mau pesan tiket bang," ujarnya singkat.

Sementara Wali Kota Dumai Zulkilfli As juga membenarkan jika Bandara Pinang Kampai sudah kembali beroperasional. "Info yang disampaikan kepada saya sudah beraktivitas kembali," tambahnya.

Penerbitan Notam

Sebelumnya Kepala UPT Bandar Udara (Bandara) Pinangkampai Dumai, Riau, mengeluarkan Notam (Notice to Airman) dengan nomor: 553.2/DISHUB-BU/Permohonan Penerbitan Notam, tertanggal 27 November 2017.

Dampak dari dikeluarkannya Notam, bandara tersebut tidak bisa digunakan atau tutup sementara hingga 3 bulan. Notam, merupakan pemberitahuan yang disebarluaskan melalui peralatan telekomunikasi yang berisi informasi mengenai penetapan, kondisi atau perubahan di setiap fasilitas aeronautika, pelayanan, prosedur atau kondisi berbahaya, berjangka waktu pendek dan bersifat penting untuk diketahui oleh personel operasi penerbangan.

Tujuan penerbitan Notam adalah untuk mencapai tujuan informasi penerbangan dalam upaya menjamin kelancaran operasional, keamanan, keselamatan penerbangan, dan kegiatan terkait lainnya. (sumber: Wikipedia)

Notam yang ditandatangani oleh Kepala UPT Bandara Pinang Kampai, Catur Hargowo ditujukan kepada General Manager Perum LPPNPI Airnav Kantor Cabang Pratama-Pekanbaru.

Adapun isi Notam tersebut, pertama berdasarkan surat Direktur Jenderal Perhubungan Udara Nomor: 262/DKP/VIII/2016, perihal kendaraan PKP-PK aset UPBU Japura.

Dengan ditariknya satu unit PKP-PK ke UPBU Japura dan surat dari PT Chevron Pasifik Indonesia (CPI) perihal penghentian Damkar ke Bandara Pinang Kampai Dumai, maka terjadi penurunan kategori PKP-PK sehingga Bandara Pinang Kampai wajib mengusulkan penerbitan Notam.

Kedua, sehubungan dengan butir satu diatas maka bersama ini kami mengajukan penerbitan Notam terkait penurunan kategori PKP-PK dari Kategori VI ke Kategori II (Downgrade), penerbitan Notam dari tanggal 30 November 2017 sampai dengan 28 Februai 2018.

Ketiga, demi memastikan keselamatan penerbangan maka marking runway, Taxiway dan Apron telah memudar. (rpc/pnc/rgc)

BERITA LAINNYA
Polisi Ciduk Pengedar Sabu di Bukit Nenas
Jumat, 12 Januari 2018 | 11:47
BERIKAN KOMENTAR
Top