• Home
  • Dumai
  • Kurang Mendapat Perhatian Khusus dari Pusat, Zulkifli As Protes ke Menteri Perhubungan

Kurang Mendapat Perhatian Khusus dari Pusat, Zulkifli As Protes ke Menteri Perhubungan

Senin, 08 Mei 2017 | 13:25
Walikota Dumai tampil menyampaikan aspirasi dan pertanyaan kepada Menteri Perhubungan Budi Karya saat sesi tanya jawab.
JAKARTA, RIAUGREEN.COM - Dengan semangat nawacita dan menyadari potensi stategis kemaritiman letak kota dumai yang memiliki nilai plus dalam membantu program Kementerian koordinasi Kemaritiman, Walikota Dumai menghadiri undangan Rapat Koordinasi nasional Bidang Kemaritiman tahun 2017 dengan tema "Indonesia sebagai poros maritim Dunia dari sumpah Palapa hingga Nawacita" di gedung sasana kriya yang terletak dilokasi Taman Mini Indonesia Indah Jakarta Timur pada Kaamis 4 Mei 2017.

Rapat koordinasi yang di buka langsung oleh Presiden RI Jokowidodo dan sejumlah Menteri diantaranya Menteri Koordinator Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Bappenas, Menteri perhubungan, Menteri Perhubungan Umum, Menteri perikanan dan kelautan,Kapolri dan sejumlah peserta pejabat Eselon I Beberapa Kementerian, Gubernur,Bupati dan Walikota se Indonesia

Dalam acara yang dihadiri hampir 500 orang peserta tersebut Walikota Dumai tampil menyampaikan aspirasi dan pertanyaan kepada Menteri Perhubungan Budi Karya saat sesi tanya jawab.

"Dalam menggiatkan membantu peningkatan ekonomi pembangunan melalui sektor kemaritiman yaitu pelabuhan, Dumai memiliki pelabuhan eksport minyak bumi yang menjadi andalan Riau yang terkenal dengan daerah minyak, bahkan menjadi salah satu kebanggaan Nasional yang kita kenal dengan nama kilang Minyak Putri tujuh, selain itu Dari pelabuhan Dumai juga penyumbang ekspor CPO terbesar seluruh Indonesia bahkan 40% dari pelabuhan Dumai," ujar Zul As.

"Secara potensi alam, laut dumai memiliki kedalaman yang ideal untuk pelabuhan nasional maupun Internasional yaitu 22-30 meter, dan lokasi pelabuhan terlindung oleh pulau Rupat jadi tidak terganggu oleh gelombang saat kapal berlabuh, dan jarak pelabuhan Dumai sangat dekat dengan jalur pelayaran Internasional yaitu selat malaka dan juga dekat dengan pelabuhan besar lainnya di negara tetangga malaysia dan singapore," ucapnya.

Namun Sungguh disayangkan daerah yang memiliki potensi kemaritiman yang bagus dan penopang salah satu ekonomi nasional tersebut Dumai tidak mendapatkan perhatian yang serius dari pemerintah pusat baik dalam menentukan pengembangan kepelabuhan, yang menjadi salah satu andalan daerah poros maritim, disisi lain dampak lingkungan yang ditimbulkan oleh mobil-mobil tangki CPO telah membuat jalan jalan yang ada dikota Dumai rusak parah bahkan perbaikannya pun oleh pemerintah pusat terkesan lambat," katanya.

"Kami mengharapkan kepada bapak Presiden melalui Bapak Menteri yang hadir melaluli forum koordinasi Kemaritiman 2017 ini agar Mempertimbangkan bahwa Kota Dumai juga mendapatkan hak yang pantas berdasarkan potensinya yang besar," imbuhnya. (infotorial/hms/r1)

BERITA LAINNYA
Bawa Sabu, Pria di Dumai Ini Diringkus Polisi
Kamis, 27 Juli 2017 | 14:36
Miliki Sabu, Pemuda di Dumai Diringkus Polisi
Selasa, 25 Juli 2017 | 23:30
BERIKAN KOMENTAR
Top