SANYA, CHINA – Media OutReach Newswire – 9 Juni 2026 – Saat sinar mentari pagi menyinari Teluk Sanya dengan cahaya keemasan, sekelompok operator tur internasional memulai eksplorasi mereka di kota tersebut. Pada 4 hingga 5 Juni, para delegasi yang mengikuti program Overseas Tour Operators Hainan Tour 2026 mengunjungi Sanya untuk mengikuti tur pengenalan mendalam terhadap hotel resor mewah, destinasi budaya dan wisata pesisir, serta kompleks belanja bebas bea (duty-free).
Dari suite bawah laut yang spektakuler di Atlantis Sanya, gang-gang seni jalanan berwarna-warni di Tianya Town, hingga kolam infinity di atap Sanya Conifer Resort, setiap lokasi memberikan kesan baru bagi para pengunjung tentang Hainan. Banyak peserta berhenti untuk mengabadikan pemandangan, sambil berkomentar dengan antusias: “Sanya penuh kejutan!”
Menjelajahi Resor Mewah dan Mengapresiasi Layanan Kelas Dunia
Pada pukul 10 pagi tanggal 4 Juni, para operator tur tiba di Atlantis Sanya. Saat memasuki lobi, mereka langsung terpukau oleh akuarium raksasa resor tersebut, di mana hiu, pari, dan berbagai biota laut bergerak anggun di dalam air. Kelompok tersebut tampak sangat terkesan.
Mereka kemudian berkeliling ke suite dengan pemandangan laut dan suite bawah laut ikonik resor tersebut. Di suite bawah laut, jendela kaca dari lantai hingga langit-langit menampilkan pemandangan langsung ke akuarium, memungkinkan tamu berbaring di tempat tidur sambil menyaksikan kehidupan laut seolah-olah berada di dasar laut.
“Konsep suite bawah laut ini benar-benar unik. Sangat sedikit hotel di dunia yang bisa menawarkan pengalaman seperti ini,” kata Vivian He, operator tur dari Hong Kong. “Suasana seperti mimpi ini akan menjadi daya tarik luar biasa untuk paket bulan madu dan sangat menarik bagi wisatawan muda. Saya sudah mengambil banyak foto dan video untuk dipromosikan ketika kembali.”
Kelompok kemudian melanjutkan perjalanan ke Hyatt Regency Sanya Tianli Bay di Distrik Tianya. Saat berjalan di taman yang dipenuhi pohon palem, mereka disambut pemandangan menakjubkan di mana kolam infinity tampak menyatu dengan laut dan langit. Banyak tamu berhenti untuk berfoto, terpesona oleh efek visual tersebut yang membuat air tampak mengalir langsung ke laut.
“Desainnya sangat cerdas. Membuat Anda ingin langsung melompat dan berenang ke arah laut,” ujar Julia, operator tur dari Jerman, sambil memotret pemandangan tersebut. Ia yang telah lama bekerja di pasar wisata keluar Eropa mengunjungi Sanya untuk pertama kalinya. “Di Eropa, hotel dengan pemandangan laut seperti ini biasanya sangat mahal. Hainan menawarkan nilai yang sangat baik. Ditambah kebijakan bebas visa China untuk wisatawan dari 86 negara, daya tariknya sangat besar bagi wisatawan Eropa.”
Perwakilan hotel kemudian memperkenalkan suite dengan pemandangan laut penuh, fasilitas bermain anak, serta pantai berpasir merah muda yang unik. Natthapat, operator tur dari Thailand, menunjukkan minat besar terhadap fasilitas tersebut. “Fasilitas anak-anak dan pantai pasir merah muda sangat cocok untuk produk wisata keluarga. Ketika saya kembali, saya akan berdiskusi dengan tim untuk memasukkan destinasi ini ke dalam penawaran produk kami.”
Delegasi kemudian melanjutkan kunjungan ke Rosewood Sanya. Sky lobby di lantai 14 menawarkan panorama laut 270 derajat yang sangat luas. Kolam infinity di lantai 13 juga tidak kalah mengesankan, dengan desain yang tampak menyatu antara laut dan langit, menciptakan pemandangan dramatis dari setiap sudut.
“Ini adalah salah satu kolam hotel paling menakjubkan yang pernah saya lihat,” ujar Amy, operator tur dari Australia, sambil menikmati pemandangan dari tepi kolam. Ia mencatat bahwa wisatawan Australia juga menyukai pengalaman resor mewah, dan desain serta privasi tempat ini sangat sesuai dengan pasar kelas atas.
Selama kunjungan, banyak operator tur aktif bertukar kartu nama dengan staf penjualan hotel, menanyakan peluang kerja sama, tarif grup, serta kapasitas penerimaan rombongan. Seorang operator dari Asia Tenggara menyampaikan harapannya untuk membawa rombongan wisata keluarga kelas atas ke Sanya.
Transformasi Artistik Tianya Town Menarik Perhatian Operator Tur
Delegasi juga mengunjungi Tianya Town, di mana mereka merasakan pesona unik “desa seni tepi laut”. Dari dinding mural berwarna-warni di Huanglong Street, arsitektur putih bersih Sanya Guanxia Seaview B&B, hingga interior bertema gua di Malt Cave Seaview Café, setiap sudut menjadi lokasi favorit untuk berfoto.
“Ini sangat berbeda dari desa nelayan yang saya bayangkan,” kata Eter, operator tur dari Georgia, sambil berhenti di landmark “18° Lintang Utara” untuk melihat koordinat yang tertera. Ia menilai destinasi ini dapat dipadukan dengan sumber daya wisata pesisir di Sanya, Lingshui, dan Wanning. “Wisatawan menyukai tempat dengan penanda geografis yang jelas karena memberi kesan pengalaman yang lebih bermakna.”
Pemandu lokal menjelaskan bahwa dalam beberapa tahun terakhir, Tianya Town telah mengalami renovasi berskala kecil dan peningkatan estetika. Tanpa mengubah struktur dasar desa nelayan tradisional, kawasan ini kini menggabungkan elemen seni modern dan berkembang menjadi destinasi wisata yang populer untuk fotografi. Saat ini, Tianya Town memiliki puluhan penginapan dengan pemandangan laut, kafe, serta toko budaya dan kreatif, sehingga sangat diminati wisatawan muda.
“Destinasi kecil yang dirancang indah seperti ini sangat sesuai dengan apa yang dicari wisatawan Eropa,” ujar Zhang Jing, operator tur dari Irlandia. “Banyak wisatawan Eropa ingin merasakan budaya lokal dan kehidupan sehari-hari saat bepergian. Tianya Town menggabungkan kisah desa nelayan, suasana artistik, dan akomodasi tepi laut. Daya tariknya sangat besar.”
Di salah satu toko kreatif, para pengunjung menunjukkan minat besar pada suvenir bermotif totem etnis Li. France, operator tur dari Amerika Serikat, bahkan menanyakan kemungkinan pembelian dalam jumlah besar untuk hadiah pelanggan.
Sementara itu, operator tur Korea, Lee Jae-hyun, sangat terkesan dengan daya tarik visual kawasan tersebut. “Setiap sudutnya sangat fotogenik. Anak muda di Korea sangat menyukai destinasi yang bagus untuk media sosial. Jika Tianya Town dimasukkan dalam paket wisata mandiri, saya yakin akan sangat populer.”
Belanja Bebas Bea Dorong Minat dan Peluang Kerja Sama Baru
Pada sore hari tanggal 4 Juni, para operator tur melanjutkan kunjungan ke Sanya Conifer Resort dan Pullman Oceanview Sanya Bay Resort & Spa.
Di Pullman Oceanview Sanya Bay Resort & Spa, mereka diperkenalkan pada fasilitas konferensi lengkap serta layanan ramah keluarga. Para tamu juga tertarik dengan terowongan bawah tanah eksklusif hotel yang memberikan akses langsung ke Pantai Sanya Bay.
Sementara itu, Sanya Conifer Resort memukau pengunjung dengan kolam infinity di atap setinggi 70 meter. Menawarkan pemandangan panorama pesisir Teluk Sanya, fasilitas ini menjadi salah satu ikon hotel tersebut. Desain arsitekturnya juga mendapat pujian tinggi dari para operator tur internasional.
Kemudian, delegasi menuju titik terakhir tur Sanya, yaitu kunjungan mandiri ke CDF Sanya International Duty Free City. Sebagai pusat perbelanjaan bebas bea satu gedung terbesar di dunia, kompleks ini menampung lebih dari 800 merek internasional.
Aziz, operator tur dari Malaysia, merasa sangat dimanjakan oleh banyaknya pilihan di bagian kosmetik dan parfum. “Wisatawan Malaysia sangat menyukai belanja duty-free. Pilihan mereknya sangat lengkap dan harganya kompetitif. Jika belanja duty-free digabung dengan paket resor, saya yakin akan sangat diminati pasar.”
Julia dari Jerman juga terkesan dengan skala dan variasi pusat perbelanjaan tersebut. “Wisatawan Eropa suka membeli barang mewah dan kosmetik, dan keunggulan duty-free Sanya sangat jelas. Saya percaya Sanya berpotensi menjadi destinasi favorit baru bagi wisatawan Eropa.”
Setelah beberapa hari menjelajahi Hainan, para operator tur dari berbagai negara menunjukkan minat kuat untuk menjalin kemitraan di berbagai sektor, mulai dari wisata olahraga, kesehatan, hingga wisata budaya dan rekreasi. Shirley, operator tur dari Australia, menyoroti potensi wisata olahraga Hainan. “Hainan memiliki aset luar biasa untuk wisata olahraga, terutama golf dan aktivitas luar ruang pesisir. Ini sangat cocok untuk produk liburan berbasis olahraga. Konsumen Australia sangat menyukai wisata olahraga, dan saya akan memperkenalkan produk Hainan ke pasar Australia.”
Menurut pihak Biro Pariwisata, Budaya, Radio, Televisi, dan Olahraga Kota Sanya, kota ini telah meluncurkan beberapa rute penerbangan internasional baru sejak awal tahun, yang mendorong pertumbuhan kunjungan wisatawan mancanegara. Ke depan, Sanya akan terus meningkatkan layanan wisata masuk dan memperkuat promosi ke pasar internasional, mendorong lebih banyak operator tur global untuk memasukkan kota ini dalam portofolio produk mereka.
“Hainan yang cerah, destinasi impian hati.” Meskipun tur pengenalan selama dua setengah hari ini singkat, kegiatan tersebut memberikan gambaran langsung kepada operator tur dunia mengenai keragaman produk wisata dan kapasitas layanan Sanya. Lebih penting lagi, kegiatan ini membuka peluang nyata untuk kerja sama di masa depan. Dengan terus berkembangnya konektivitas penerbangan internasional dan optimalisasi kebijakan perjalanan masuk, Sanya semakin membuka diri kepada dunia dengan sikap yang lebih inklusif dan ramah, siap menyambut lebih banyak wisatawan dari seluruh dunia.






