WELLINGTON, SELANDIA BARU, – Media OutReach Newswire – 9 Juni 2026 – Kapsch TrafficCom, pemimpin global yang diakui dalam sistem transportasi cerdas dan solusi penarikan tol, telah memenangkan tiga proyek baru sistem tol berbasis video yang diberikan oleh Waka Kotahi NZ Transport Agency (NZTA) dari New Zealand.

Proyek-proyek tersebut diberikan antara November dan Desember 2025, dengan nilai kontrak gabungan melebihi NZD 8,5 juta. Jadwal pelaksanaan proyek berlangsung dari akhir 2026 hingga awal 2028.

Daniel Vazquez, EVP APAC di Kapsch TrafficCom, mengomentari penghargaan proyek tersebut: “Kami bangga dapat memperdalam kemitraan yang telah terjalin dengan sukses bersama NZTA. Teknologi tol kami telah terbukti keandalannya di Selandia Baru maupun secara global, dan para pengguna jalan serta mitra kami sudah familier dengan sistem yang kami gunakan, sehingga memungkinkan kerja sama yang lebih erat dalam pelaksanaan dan operasional proyek.”

Dalam ketiga proyek tersebut, Kapsch TrafficCom akan bertanggung jawab atas perancangan, penyediaan, pemasangan, pengoperasian awal (commissioning), serta pengujian sistem tol mandiri berteknologi mutakhir. Setelah sistem beroperasi, Kapsch juga akan menyediakan layanan pemeliharaan dan dukungan Level 2 serta Level 3 guna memastikan keandalan dan kinerja sistem dalam jangka panjang.

Solusi yang diterapkan didasarkan pada teknologi tol tanpa gerbang (barrier-free tolling) milik Kapsch yang telah terbukti dan saat ini digunakan di berbagai wilayah Selandia Baru. Teknologi ini memungkinkan integrasi yang mudah ke dalam kerangka operasional NZTA yang sudah ada. Ketiga proyek berlokasi di Pulau Utara Selandia Baru dan diharapkan dapat menciptakan jaringan transportasi yang lebih tangguh serta mendukung pertumbuhan kawasan bagi lebih dari empat juta penduduk pulau tersebut.

Sorotan Proyek

Tauranga Eastern Link – Gerbang Tol Kedua

Diberikan pada November 2025, proyek ini mendukung salah satu koridor transportasi terpenting di kawasan Bay of Plenty, yang diakui pemerintah sebagai Jalan dengan Signifikansi Nasional (Road of National Significance). Sistem tol ini mencakup empat lajur dan dijadwalkan selesai pada tahun ini, sehingga pengguna jalur baru tersebut dapat berkontribusi secara adil terhadap biaya pembangunan infrastruktur.

Takitimu North Link – Tahap 1

Diberikan pada Desember 2025, proyek Takitimu North Link Tahap 1 merupakan jalur transportasi penting yang dirancang untuk mendukung pertumbuhan ekonomi sekaligus menyediakan rute yang lebih aman dan efisien antara Tauranga dan Ōmokoroa. Kapsch TrafficCom akan menyediakan sistem tol untuk tahap pertama proyek ini, yang dijadwalkan selesai pada akhir 2027. Tahap kedua akan ditenderkan secara terpisah pada waktu yang akan datang.

Ō Mahurangi – Penlink

Juga diberikan pada Desember 2025, proyek Ō Mahurangi – Penlink mencakup pembangunan jalan raya baru sepanjang 7 kilometer yang menghubungkan Whangaparāoa Road dengan State Highway 1. Sistem tol yang diterapkan akan membantu mengurangi waktu tempuh perjalanan serta mendukung pertumbuhan kawasan, khususnya di wilayah-wilayah pengembangan perumahan baru. Proyek ini direncanakan selesai pada awal 2028.

https://www.linkedin.com/company/kapsch-trafficcom-ag

Tentang Kapsch TrafficCom

Kapsch TrafficCom merupakan penyedia solusi transportasi terkemuka dunia yang berfokus pada mobilitas berkelanjutan, dengan rekam jejak proyek yang sukses di lebih dari 50 negara. Berbagai solusi inovatif yang dikembangkan perusahaan di bidang sistem tol dan manajemen lalu lintas berkontribusi pada terciptanya dunia yang lebih sehat dan bebas dari kemacetan.

Melalui pendekatan one-stop solution, perusahaan mencakup seluruh rantai nilai kebutuhan pelanggan, mulai dari penyediaan komponen, perancangan, implementasi, hingga pengoperasian sistem.

Berkantor pusat di Vienna, Kapsch TrafficCom memiliki anak perusahaan dan kantor cabang di lebih dari 25 negara. Perusahaan ini juga tercatat di segmen Prime Market Vienna Stock Exchange dengan kode saham KTCG. Pada tahun fiskal 2024/2025, lebih dari 3.000 karyawan perusahaan menghasilkan pendapatan sebesar 530 juta euro.