• Home
  • Bengkalis
  • Polres Bengkalis Lakukan Penyelidikan Dugaan Pungli MTs Negeri 01 Bengkalis

Polres Bengkalis Lakukan Penyelidikan Dugaan Pungli MTs Negeri 01 Bengkalis

Minggu, 05 Juli 2020 | 16:22
BENGKALIS, RIAUGREEN.COM - Kapolres Bengkalis AKBP Hendra Gunawan S.I.K mengatakan sedang melakukan penyelidikan terhadap dugaan pungutan biaya perlengkapan seragam sekolah di Madrasah Tsnawiyah (MTs) Negeri 01 Bengkalis. 

"Kami sedang melakukan penyelidikan apakah ada hal yang dilanggar atau tidak tentunya perlu dilakukan pendalaman lebih lanjut," tegas singkat Kapolres Bengkalis AKBP Hendra Gunawan S.I.K saat dikonfirmasikan Wartawan Sabtu (4/7) pesan WhatsAp miliknya. 

Sementara mencoba untuk kembali dikonfirmasikan Plt Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Bengkalis Charles Harahap menyebutkan bahwa terkait persoalan pungutan biaya perlengkapan sekolah MTs Negeri 01 Bengkalis sudah dilakukan rapat dengan jajaran MTs Negeri 01 Bengkalis. 

"Sudah kita lakukan rapat persoalan tersebut. Rapat kita lakukan dua kali dengan pihak MTs Negeri 01 dan komite sekolah," ucap Charles Harahap dihubungi telepon selulernya. 

Saat disinggung hasil rapat Charles Harahap enggan menjelaskan hasil rapat dengan jajaran MTs Negeri 01 Bengkalis dan tidak kooperatif menanggapi persoalan tersebut. 

"Tadikan sudah saya sampaikan. Soal itu sudah kita rapatkan dua kali. Kalau hasilnya bagaimana. Coba tanyakan dengan bagian bidang Kemenag Bengkalis secara teknis mereka bertanggungjawab bukan saya," kilah Plt Kemenag Bengkalis. 

Sebelumnya informasi yang diterima bahwa untuk masuk tahun ajaran baru  sekolah Madrasah Tsnawiyah (MTs) Negeri 01 Bengkalis dinilai sangat mahal dan memberatkan orang tua dan walimurid disituasi pandemi Covid-19 ini.

Tokoh Pemuda Wonosari Elvi menbenarkan adanya dugaan pungli untuk biaya perlengkapan seragam sekolah di MTs Negeri 01 Bengkalis tersebut dan sangat menyayangkan pungutan tersebut tanpa adanya persetujuan dari Komite Sekolah dan Kemenag Kabupaten Bengkalis.

"Saya banyak menerima laporan dari orangtua atau walimurid yang hendak memasukkan anaknya sekolah di MTs Negeri 01 Bengkalis itu dinillai kemahalan,kalau diluar dari biaya yang telah ditetapkan itukan pungli,"ungkap Elvi saat dimintai tanggapan kepada sejumlah wartawan, Sabtu. 

Ia juga mengatakan bahwa jika pungutan biaya seragam sekolah itu sudah sesuai mekanisme dan prosedur ataupun keputusan bersama antar orangtua dan walimurid dan komite sekolah Kemenag Bengkalis tentunya tidak ada yang dipersoalkan dengan masyarakat.

"Jika ada unsur mark up dalam biaya seragam sekolah MTs Negeri 01 Bengkalis ini, kita meminta pihak Kemenag Bengkalis menindak tegas pihak yang terlibat," tegas Elvi. (Yud)

Loading...
BERITA LAINNYA
Germas Solusi Pencegahan Penyakit di Masyarakat
Rabu, 12 Agustus 2020 | 14:18
Plh. Bupati Bengkalis Ikuti Vidcon Bersama Mendagri
Selasa, 11 Agustus 2020 | 12:01
Salurkan Hobi, LAKSBON Undang Trainer Bonsai
Senin, 10 Agustus 2020 | 10:52
BERIKAN KOMENTAR
Top