• Home
  • Bengkalis
  • Kasus Demi Kasus Terungkap dari Kematian Gadis di Hotel Wisata

Kasus Demi Kasus Terungkap dari Kematian Gadis di Hotel Wisata

Kamis, 21 Mei 2020 | 22:28
Foto int

BENGKALIS, RIAUGREEN.COM  Seorang perempuan muda inisial SZ (17) 2 pekan lalu dalam Bulan Ramadhan, ditemukan telah meninggal di kamar hotel Wisata, Kota Bengkalis, Jum'at (08/05/20) sekitar pukul 14.00 WIB.

Berawal dari kecurigaan atas kematian perempuan tersebut, Polisi melakukan penyidikan, dan didapat bahwa korban masuk kamar hotel, juga terdapat seorang lelaki inisial HS.

Keluarga korban pada saat ini telah didampingi oleh Tim Advokat dengan cuma-cuma, yang terdiri dari beberapa orang, dengan koordinator Tim Advokat adalah Heryanto, SH, MH., dengan beberapa orang Advokat lainnya sebagai anggota Tim.

Menurut Heryanto yang juga Ketua Lembaga Bantuan Hukum Jaringan Advokasi Masyarakat mengatakan, saat ini Polisi yang terdiri dari Tim Gabungan Penyidik Reskrim, Narkoba dan PPA sedang melakukan pemeriksaan saksi-saksi.


Perkembangan terakhir, hasil forensik memperlihatkan bahwa terdapat Narkoba di hati atau liver korban, yang menandakan bahwa korban menggunakan Narkoba.

"Di sana juga terdapat bekas benturan di kepala korban. Keterangan dari Polisi berdasarkan pengakuan HS, Narkoba diberikan oleh si Pelaku HS kepada SZ, " katanya, Kamis (21/05/20).

Dijelaskan Heryanto, menurut informasi dari KPAI dan orang tua koban, korban SZ ini telah pernah dijauhkan dari teman-temannya lalu direhabilitasi serta diberikan pendidikan dan pelatihan di Pekanbaru selama 6 bulan.


Setelah rehab, kondisinya sehat dan sudah memiliki ketrampilan untuk membuat kue. Diharapkan SZ ini dapat hidup dari kemampuannya tersebut. Tetapi ternyata komunitas lamanya kembali menarik-narik korban SZ ini kedalam lingkungan mesum tersebut. Akhirnya dengan adanya bujuk rayu dari komunitas tersebut, korban kembali terseret karena sering dijemput dari rumahnya dan jarang pulang.

"Tim Advokat juga telah menemui Penyidik Kepolisian untuk memberikan informasi bahwa diduga ada praktek prostitusi anak dibawah umur disertai penggunan Narkoba yang terjadi di Pulau Bengkalis, "terangnya lagi.

Sehingga, lanjut dia, tim Advokat meminta agar Kepolisian Resort Bengkalis membongkar praktek prostitusi ini lewat pengembangan penyidikan yang sedang berjalan. Tanpa menunggu tangkap basah pelakunya.

Sementara itu, salah satu anggota tim Advokat Masrory Yunas, SE, SH, MH., mengatakan, bahwa pihak keluarga menginginkan si pelaku HS itu untuk dihukum dengan ancaman hukuman maksimal yaitu hukuman mati, sesuai dengan undang-undang Narkotika.

"Jika tidak hukuman maksimal, maka hal ini pasti akan terulang lagi, dan kami dari Tim Advokat akan berusaha semaksimal mungkin untuk mengawal proses penegakan hukum ini, mulai dari Penyidikan di Kepolisian, Kejaksaan dan peradilan di Pengadilan Negeri Bengkalis," terangnya.

"Kemungkinan, tambah Masrory, pihaknya juga akan meminta agar Komisi Yudisial untuk memantau proses peradilan kasus ini nantinya.

"Maklumlah keluarga Pelaku adalah orang-orang kaya raya di Bengkalis, maka dari itu kami ingin memastikan tidak boleh ada intervensi berupa iming-iming uang kepada Para Penegak Hukum, "ungkapnya yang diamini salah anggota Tim Advokat lainnya, Gunawan, SH.

Untuk permasalahan TKP  yang terjadi di salah satu kamar hotel Wisata, tambah dia, pihaknya juga mendorong agar hotel tersebut ditertibkan dan pengelola hotel juga harus ikut bertanggungjawab dengan kejadian ini.

"Tidak mungkin pihak hotel tidak tau bahwa ada anak dibawah umur masuk kamar hotel dengan seorang pria paruh baya. Apalagi didalam hotel itu ada CCTV, polisi bisa mejadikannya sebagai alat bukti petunjuk untuk pengembangan penyidikan, ucapnya lagi. (rec)


Loading...
BERITA LAINNYA
Sebanyak 35 Orang BPD Gerbang Pesisir di Resmikan
Selasa, 22 September 2020 | 11:28
Mengenal Sejarah Pulau Bengkalis Melalui Fun Bike
Minggu, 20 September 2020 | 21:15
Fun Bike Sempena Hari Lalu Lintas Bhayangkara Ke-65
Minggu, 20 September 2020 | 21:13
DWP Kabupaten Bengkalis Gelar Lomba Pembuatan Masker
Jumat, 18 September 2020 | 20:18
116 Orang di Bengkalis Terpapar Covid-19
Jumat, 18 September 2020 | 19:26
BERIKAN KOMENTAR
Top