• Home
  • Bengkalis
  • BPBD Gelar Pendidikan Latihan Dasar Rescue Penanggulangan Bencana

BPBD Gelar Pendidikan Latihan Dasar Rescue Penanggulangan Bencana

Senin, 18 November 2019 | 14:29
dsk
Kabid Kedaruratan BPBD Provinsi Riau Jim Gafu saat memberikan Pendidikan Latihan Dasar Resceu Penanggulangan Bencana
BENGKALIS, RIAUGREEN.COM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bengkalis menggelar pendidikan latihan dasar Rescue Penanggulangan Bencana Kabupaten Bengkalis tahun 2019 di hotel Panorama jalan Ahmad Yani Bengkalis Senin, 18 November 2019.

Pendidikan yang dibuka Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bengkalis H Tajul Mudarris tersebut diikuti oleh 45 orang petugas Rescue pos BPBD kecamatan se-Kabupaten Bengkalis. Peserta ini akan mengikuti pelatihan selama 3 hari, mulai 18 November 2019 hingga 20 November 2019.

Tajul menyebut pendidikan tersebut dilaksanakan demi meningkatkan komitmen petugas Rercue dalam melakukan penanggulangan bencana di Negeri Junjungan ini.

"Kemudian tujuan lainnya, menjadikan petugas Rescue yang terdidik dan terlatih dan mewujudkan system kerja yang profesional dalam penanggulangan bencana," ucapnya kala membuka pendidikan tersebut.

Sebanyak dua narasumber bakal memberikan pendidikan kepada 45 petugas Rescue tersebut. Yakni Kabid Kedaruratan BPBD Provinsi Riau Jim Gafur, Koordinator Pos Sar Basarnas Kabupaten Bengkalis Tranpiranto.

Sementara materi yang bakal diberikan lanjut Tanjul sebanyak 9 materi, terdiri dari implementasi Undang-Undang Nomor 24 tahun 2007 tentang penanggulanga bencana, manajemen penanggulangan bencana, manajemen for resiko, hart anggel, mofel perahu karet, pengenalan dan penggunaan alat penanggulangan bencana, simulasi penanggulangan banjir dan pedoman penyelamatan air.

"Rangkaian kegiatan ada materi didalam ruangan dan ada di lapangan, luar ruangan untuk pengenalan alat, simulasi penanggulangan bencana, baik di perairan maupun di tempat kebakaran hutan dan lahan," pungkasnya.

Kemudian Tajul berharap peserta dapat mengikuti pendidikan dengan baik agar ilmu yang diperoleh dapat menjadi bekal untuk terapkan dilapangan.

"Pesan saya kepada peserta untuk dapat mengikuti dengan baik, karena ini merupakan ujung tombak dari tenaga Rescue kami di kecamatan sehinigga mereka peduli terhadap tugasnya, siap dan tangguh dalam melaksakan ataupun responsive terhadap penanggulangan bencana di kecamatannya  masing-masing," lanjutnya. (dsk)

Loading...
BERITA LAINNYA
BERIKAN KOMENTAR
Top