• Home
  • Bengkalis
  • RSUD Bengkalis Gratiskan Pengobatan untuk Korban Kabut Asap

RSUD Bengkalis Gratiskan Pengobatan untuk Korban Kabut Asap

Selasa, 17 September 2019 | 15:24
BENGKALIS, RIAUGREEN.COM - Upaya memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat terhadap korban kabut asap yang terjadi di Kabupaten Bengkalis, pihak rumah sakit umum daerah (RSUD) dan puskesmas se Kabupaten Bengkalis menggratiskan korban akibat kabut asap.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Bengkalis dr Ersan Saputra, TH kepada sejumlah wartawan. Dikatakan dr Ersan bahwa selain memberikan pengobatan gratis untuk korban kabut asap. Di RSUD dan Puskesmas juga telah membentuk 30 posko penanggulangan korban kabut asap sejalan dengan Intruksi Bupati.

"Saya dapat telepon dari Bupati Bengkalis, Pak Bupati perintahkan kita untuk membantu pembentukan posko yang di lakukan oleh Polres maupun Kodim artinya dari awal sebenarnya kita sudah menujuk puskesmas sebagai posko kita langsung sejak bulan Agustus sudah kita tunjuk dan kita perintahkan semua puskesmas dalam Kabupaten Bengkalis sebagai posko penanggulangan korban asap,"ujar dr.Ersan Saputra, Selasa 17 September 2019.

Masih kata Ersan, rumah sakit yang juga posko kabut asap juga menyiapkan tabung oksigen murni untuk warga yang membutuhkan oksigen murni dan kemudian diberikan secara cuma cuma.

"Kalau di RSUD Bengkalis di tempat didepan lift sedangkan di RSUD Mandau di ruang pertemuan dan kita juga minta puskesmas menyiapkan satu ruang tempat warga yang sesak karena kabut asap untuk mendapatkan oksigen murni,"ungkap Ersan diruang kerjanya.

Dia menyebutkan, untuk di kecamatan Mandau, juga dibuat rumah singgah itu kurang efektif, karena asap tidak mengenal rumah, kalau rumah singgah asap pasti masuk melalui lubang pentilasi.

"Satu satunya jalan agar tidak dua kali kerja dan tidak efektif, karena puskesmas kita sudah merata, kita arahkan seluruh pasien kesana dan setiap rujukan di kirim ke RSUD, dan berdasarkan Intruksi Bupati juga setiap korban yang terkena kabut asap untuk biaya pengobatan di tanggung pemerintah baik di puskesmas maupun di rumah sakit,"ujarnya.

Disamping itu, RSUD Bengkalis tercatat  sudah ada 76 pasien dan di RSUD Duri tercatat 48 pasien, sementara itu kata Ersan untuk pasien pasien yang gawat seperti astma akan diutamakan, apabila puskesmas menjumpai pasien seperti itu segera dikirim ke rumah sakit.

"Sampai sejauh ini tidak ada pasien yang meninggal dunia, memang akibat asap bisa menyebabkan kematian tetapi bukan karena asapnya namun apabila terpapar lama sehingga residunya atau partikel nya menumpuk di paru paru dan masuk dalam sirkulasi darah lalu terjadi kekurangan oksigen," pungkasnya. (Wra/ri)

Loading...
BERITA LAINNYA
Lagi, Tiga Pemuda di Bengkalis Diringkus Polisi
Minggu, 13 Oktober 2019 | 17:27
Gubri: Tanah Gambut Mampu Dijadikan Objek Wsiata
Sabtu, 12 Oktober 2019 | 10:17
BERIKAN KOMENTAR
Top