• Home
  • Bengkalis
  • Bupati Bengkalis Siap Dukung Upaya Penanggulangan Abrasi

Bupati Bengkalis Siap Dukung Upaya Penanggulangan Abrasi

Rabu, 17 Juli 2019 | 11:22
Bupati Bengkalis Amril Mukminin menghadiri rapat di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, Selasa (16/7/2019).
JAKARTA, RIAUGREEN.COM- Bupati Bengkalis Amril Mukminin menghadiri rapat lanjutan tentang upaya percepatan pemulihan kawasan pesisir dan laut di pulau-pulau perbatasan dengan Malaysia di wilayah Provinsi Riau, di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, Selasa (16/7/2019).

Rapat tersebut langsung dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman (Menko Maritim) Republik Indonesia Luhut Binsar Panjaitan didampingi Menteri Agraria dan Tata Ruang Indonesia Sofyan Djalil.

Rapat tersebut merupakan pembahasan lanjutan tentang hasil studi tim Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kelautan dan Perikanan, Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Badan Usaha Milik Negara, Bappenas, Badan Nasional Penanggulangan Bencana, serta Badan Nasional Pengelolaan Perbatasan (BNPP) melakukan tinjauan lapangan di Bengkalis pada tanggal 3-6 Juli 2019 lalu.

Dalam pembahasan tersebut, tim studi memaparkan kondisi abrasi di Kabupaten Bengkalis dan Kabupaten Kepulauan Meranti. Pada pemaparannya, didapatkan bahwa pengendalian abrasi tersebut bisa dilakukan dengan dua opsi, diantaranya hard struktur dan soft struktur. Adapun metode hard struktur bisa dilakukan breakwater lepas pantai inti batu dan breakwater tumpukan batu inti geotube.

Kemudian pada metode soft struktur bisa dilakukan Offshore breakwater (pegar) geotube, rangka bambu, penanaman cemara udang, dan building with nature. Melihat pemaparan tersebut, Menko Maritim meminta Badan Nasional Pengelolaan Perbatasan untuk menindaklanjuti peraturan apa saja yang masih menghambat proses pelaksanaan pengendalian abrasi tersebut.

"Nanti tanggal 30 Juli 2019 mendatang, kita akan bahas dan mencari hasil keputusan dari hasil survey lapangan yang akan kembali dilakukan oleh tim lapangan," ujar Luhut.

Lebih lanjut, dia juga menghimbau tim lapangan untuk menemukan solusi bagaimana caranya bisa menanggulangi abrasi, serta meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.

"Kita liat, perekonomian apa yang bisa memberikan kesejahteraan kepada masyarakat setempat, apakah itu budidaya kepiting atau apalah yang bisa dibudidayakan ditempat masyarakat tersebut silahkan dibuat, sehingga bisa mendatangkan income bagi kita," ujarnya.

Sementara itu, Bupati Bengkalis usai menghadiri rapat tersebut mengatakan akan mendukung segala upaya yang akan dilakukan oleh tim Kemenko Maritim dan BNPP apalagi membangun breakwater.

"Karena menurut kami, surut terendah atau terjauh dalam kawasan abrasi masih landai, selain itu, material pembangunan semuanya harus melalui laut dengan kapal, sehingga memudahkan dan menghemat biaya dalam melakukan pembangunan," ujar Amril Mukminin.

Kemudian, Kepala Daerah Bengkalis juga menginginkan selain melakukan survey tentang pembahasan dalam pembangunan fisik, tim lapangan juga bisa menemukan solusi dan upaya dalam melakukan pengembalian habitat dan ekosistem yang hilang.

Turut hadir dalam rapat tersebut, Gubernur Riau H. Syamsuar, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Republik Indonesia Letnan Jenderal TNI Doni Monardo, Kepala Badan Restorasi Gambut Nazir Foead, Kepala BPPT Dr. Hammam Riza, Wakil Kepala Staf Angkatan Laut, Laksamana Madya TNI Achmad Taufiqoerrochman, serta pejabat Kemenko Maritim, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kementerian Keuangan, Badan Nasional Pengelolaan Perbatasan yang hadir dalam kesempatan tersebut.

Kemudian Pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau, Pemerintah Kabupaten Bengkalis dan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti.(DSK)

Loading...
BERITA LAINNYA
TP PKK Bengkalis akan Gelar Wirakarya Kader
Kamis, 22 Agustus 2019 | 20:38
BERIKAN KOMENTAR
Top