• Home
  • Bengkalis
  • Ternyata Surat Permintaan Data Prestasi Akademik ke Sejumlah Sekolah di Bengkalis 'Kaleng-kaleng'

Ternyata Surat Permintaan Data Prestasi Akademik ke Sejumlah Sekolah di Bengkalis 'Kaleng-kaleng'

Sabtu, 09 Maret 2019 | 11:39
BENGKALIS, RIAUGREEN.COM - Meskipun mungkin tak semua, namun beberapa sekolah di Kabupaten Bengkalis memperoleh kiriman surat Permintaan Data Prestasi Akademik melalui e-mail atau surat elektronik.

Surat tertanggal 08 Maret 2019 dengan dua nomor itu (yakni 07/D/BP/2019 dan 2/MPK./CPM/2019) mengunakan kop surat Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah (Dirjen Disdakmen) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud).

Selain kepada Kepala SD/MIN/ MTS/ SMP/SMPLB, surat tersebut ditujukan kepada Kepala Dinas Pendidikan Provinsi, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia.

"Pak, barusan saya menerima email seperti pada screenshot yang saya kirim. Pak, tolong dikonfirmasi ke Dinas Pendidikan apakah email tersebutsah/resmi atau spam? Atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih Pak," tanya seorang tenaga pendidik, kemarin, Jum'at, 8 Maret 2019.

Pertanyaan tersebut disampaikannya ke Kadis Komunikasi, Informatika dan Statistik (Kominfotik) Kabupaten Bengkalis, Johansyah Syafri, kemarin, sekitar pukul 10.15 WIB melalui layanan messenger di facebook.

Setelah dikoordinasikan dengan Kadisdik Kabupaten Bengkalis Edi Sakura dan Sekretaris Disdik Agusilfirdimalis, Johan menyimpulkan dan dapat memastikan surat yang ditandatangi bersama oleh Dirjen Disdakmen Hamid Muhammad dan Mendikbud Muhadjir Effendy tersebut adalah hoaks atau palsu.

"Dari koordinasi dengan Kadisdik dan Sekretaris Disdik tersebut, kami dapat memastikan surat itu palsu. Sesuai informasi keduanya, hingga kemarin, Disdik Kabupaten Bengkalis belum menerima surat tersebut," jelas Johan, Sabtu, 9 Maret 2019.

Selain itu, Johan dapat memastikan surat itu palsu berdasarkan kop surat yang digunakan.

"Dari cara penulisan naskah dinas dalam surat tersebut jelas betul kalau yang membuatnya "kaleng-kaleng". Intinya, surat itu palsu," tegas Johan seraya menambahkan sudah menelusuri surat tersebut di website resmi Kemendikbud, tapi tak ditemukannya.

Johan meminta sekolah, guru atau Kepala Sekolah yang menerima surat tersebut untuk tidak menindaklanjutinya. Tidak mengindahkan atau mengabaikannya saja.

Ingin tahu surat Permintaan Data Prestasi Akademik dari Kemendikbud yang palsu tersebut, silahkan klik di sini.

Johan menduga, kemungkinan besar pembuat surat tersebut ingin melakukan penipuan jika data tersebut sudah mereka terima. Misalnya, meminta sejumlah uang atau memanfaatkan nomor handphone yang tertera dalam data yang diminta tersebut untuk melakukan penipuan.

"Karena itu permintaan tersebut jangan diindahkan sebelum ada permintaan data prestasi akademik sebagaimana dimaksudkan dalam surat itu secara resmi dari Disdik Kabupaten Bengkalis," tutup Johan. (disk)

Loading...
BERITA LAINNYA
BERIKAN KOMENTAR
Top