• Home
  • Bengkalis
  • Pelimpahan Kayu Bakau Ilegal, BC Bengkalis Belum Beri Jawaban Detil ke Media

Pelimpahan Kayu Bakau Ilegal, BC Bengkalis Belum Beri Jawaban Detil ke Media

Selasa, 22 Januari 2019 | 17:07
BENGKALIS, RIAUGREEN.COM - Dikabarkan, Kapal Patroli BKO Bea dan Cukai 20004 milik BC Tanjung Balaikarimun (Kepri) menahan kapal motor pompong diduga membawa kayu teki (bakau red,) yang akan diselundupkan ke Batu Pahat Malaysia.

Penahanan sekitar 2.750 batang kayu bakau tersebut terjadi, Senin malam 21 Januari 2019 terjadi tepatnya diperairan wilayah pengawasan BC Bengkalis.

Setelah dilakukan penahanan oleh Kapal Patroli 20004 Bea dan Cukai, dari pantauan, ribuan kayu teki tersebut langsung diserahkan ke Bea dan Cukai Tipe Pratama Bengkalis dan dimasukkan ke dalam gudang.

Sementara itu, Kepala Bea dan Cukai Tipe Pratama Bengkalis Munif melalui penyidiknya A. Nihar ketika dikonfirmasi sejumlah wartawan, Selasa 22 Januari 2019 seolah masih menutupi terkait penahanan kayu teki tersebut.

"Kita belum bisa memberikan jawaban kepada teman teman media lebih detil lagi. Tapi memang kita mendapat pelimpahan penangkapan kayu teki dari kapal Patroli BKO di bawah Kanwil Kepulauan riau sebanyak 2.750 batang kayu bakau yang diduga akan diseludupkan ke Batu Pahat Malaysia," ungkap A. Nihar.

Saat disinggung setelah dilakukan penahanan, apakah Kapal pompong beserta pembawanya ikut ditahan. Dalam hal tersebut, Nihar enggan menyebutkannya dan hanya menjawab masih dalam proses penyidikan.

"Ini kita masih kejar mengejar dengan waktu, agar masalah ini cepat selesai. Sedangkan untuk kapal pompongnya masih dalam proses. Dan kayu ini berasal dari sungai alai, Kabupaten meranti," ujarnya.

"Sedangkan untuk orangnya itu ada 3 orang, dan masih dalam proses pemeriksaan," ungkapnya lagi.

Sementara itu, ketika awak media meminta izin untuk mengambil gambar barang bukti (BB) kayu teki tersebut, pihak BC Bengkalis tidak mengizinkannya. (wra)

Loading...
BERITA LAINNYA
Gakumudu Pantau Politik Uang di Bengkalis
Senin, 15 April 2019 | 15:44
BERIKAN KOMENTAR
Top