• Home
  • Bengkalis
  • Tolak Keberatan Terdakwa, 3 Terdakwa Kurir Sabu di Bengkalis Divonis Mati

Tolak Keberatan Terdakwa, 3 Terdakwa Kurir Sabu di Bengkalis Divonis Mati

Kamis, 17 Januari 2019 | 14:29
dahari/riaugreen.com
Tiga terdakwa saat jalani persidangan
BENGKALIS, RIAUGREEN.COM - Kembali, Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Bengkalis vonis tiga terdakwa kurir narkoba sabu sebanyak 55 kilogram (Kg) dan 46.716 butir pil ekstasi putusan pidana mati dan divonis mati. Sidang tersebut digelar, Kamis 17 Januari 2019 dirungan Cakra PN Bengkalis.

Vonis terhadap terdakwa yaitu Juliar alias Iar, Dedi Purwanto dan Andi Saputra tersebut dibacakan hakim ketua Dr Sutarno SH MH, hakim anggota Wimmi D Simarmata SH MH dan anggota Aulia Fhatma Widhola SH MH. Serta pembacaan vonis itu mendapat pengawalan ketat dari pihak Kepolisian dengan bersenjata lengkap.

Dari pantauan, pembacaan putusan dilakukan satu persatu secara bergantian. Terdakwa Juliar merupakan yang pertama mendengar putusan terhadap perbuatannya. Kemudian disusul Dedi Purwanto dan Andi Saputra.

Hakim menolak semua keberatan terdakwa dan tim penasehat hukum (PH) terdakwa. Tiga terdakwa dinilai terbukti secara sah melakukan pemufakatan jahat dalam perkara 55 Kg sabu-sabu dan 46.716 pil ekstasi.

Sesuai dengan dakwaan pertama pasal 114 Ayat (2) Jo Pasal 132 Ayat (1) undang-undang 35 tahun 2009 perbuatan tiga terdakwa terpenuhi.

Dan tidak ada hal yang meringankan terdakwa. Hal memberatkan perbuatan terdakwa kontra produktif dengan program pemerintah yang giat-giat melakukan pemberantasan narkoba. Perbuatan tiga terdakwa dapat merusak generasi bangsa Indonesia.

Usai pembacaan vonis, menanggapi putusan itu, PH tiga terdakwa menegaskan akan melakukan upaya banding. "Kita akan banding dan melakukan upaya sampai langkah hukum terakhir," ungkap Farizal SH didampingi Helmi Syafrizal SH kepada sejumlah wartawan.

Sementara itu, Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejaksaan Negeri Bengkalis, Iwan Roy Carles SH, mengaku puas dengan putusan majelis hakim.

Ia menegaskan akan melakukan upaya hukum bilamana pihak terdakwa melakukan upaya hukum banding pada 7 hari kedepan.

"Kami tidak akan melakukan upaya banding, tapi kami menunggu pihak terdakwa, kalau pihak terdakwa melakukan upaya hukum kami juga akan melakukan upaya hukum," ungkap Owan Roy Charles singkat. (wra)

Loading...
BERITA LAINNYA
Gakumudu Pantau Politik Uang di Bengkalis
Senin, 15 April 2019 | 15:44
BERIKAN KOMENTAR
Top