• Home
  • Bengkalis
  • Dua Tekong Speed Boat Terkait Penemuan 11 Mayat Menyerahkan Diri Ke Polres Bengkalis

Dua Tekong Speed Boat Terkait Penemuan 11 Mayat Menyerahkan Diri Ke Polres Bengkalis

Rabu, 12 Desember 2018 | 13:54
Dahari/riaugreen.com
BENGKALIS, RIAUGREEN.COM - Kepolisian resor Polres Bengkalis press release terkait penemuan 11 mayat dan menetapkan dua tersangka diduga pelaku penyeludupan manusia serta diduga dikarena ada kelalain dengan mengakibatkan orang lain meninggal.

Press release tersebut dipimpin Kapolres Bengkalis melalui Kabag Ops Kompol Yuliusman didampingi Kasatreskrim AKP Andrie Setiawan serta Paur Humas Ipda Kusnandar Subekti, Rabu 12 Desember 2018.

Dalam hal tersebut, Polres Bengkalis sudah menetapkan dua tersangka diduga sebagai tekong sped boat yang membawa para korban. Dua tersangka tersebut yaitu Hamit alias Boboi (31) warga Cingam Rupat dan Jamal (38) warga desa cingam Rupat.

"Dari 11 orang mayat yang ditemukan diperairan Bengkalis itu tanpa identitas. Adapun barang bukti yang ditemukan, satu buah visa/paspor dan KTP bernama Maya Karina, satu buah fotocopy KTP bernama Ujang Chaniago, satu buah Jeregen, satu life jacket orange, pakain dan property dari 11 mayat, satu buah USB Drive dan foto pada saat penyelamatan terhadap dua tersangka oleh KMV Idomal 5 tujuan Dumai-Malaka," ungkap Kabag Ops Kompol Yuliusman.

Dari hasil visum atau otopsi, berawal, Sabtu 24 November 2018 pada pukul 14.00 WIB, warga menemukan benda terapung di Perairan Selat Melaka tepatnyanya di perairan Rupat Utara dengan titik kordinat 02009'33.4"N 101048'42.2"E dan ternyata saat dicek benda terapung itu adalah sosok mayat. Setelah ditemukan mayat itu, warga langsung menghubungi salah satu anggota Polri yang bertugas di Rupat Utara untuk dilakukan evakuasi.

Kemudian, pada tanggal 29 November tepatnya di perairan Teluk Pambang, Kecamatan Bantan, nelayan kembali menemukan 3 mayat dengan salah satu mayat tersebut memiliki identitas bernama Ujang Chaniago. Lalu, pada 30 November kembali ditemukan satu mayat berjenis kelamin perempuan tanpa kepala di Perairan Bengkalis.

Pada 01 Desember 2018 ditemukan 4 orang mayat di Perairan Kabupaten Bengkalis. Dari empat mayat itu, satu diantaranya memiliki identitas seperti paspor bernama Maya Karina. Dan pada 4 Desember kembali ditemukan satu mayat di Perairan Kabupaten Meranti dan yang terakhir 5 Desember kembali ditemukan satu mayat di Perairan Rupat Utara, atas penemuan temuan itu, kemudian dilakukan penyelidikan.

Dari hasil penyelidikan tersebut, didapat keterangan dari Kapal MV Indomal Expres 5 bahwa ada 2 orang yang ditemukan diperairan Selat Melaka dengan titik kordinat Lat:020.00'.01"an/Log 1020.010.06"E pada tanggal 22 November pada pukul 11.25 WIB.

"Dan setelah beberapa kali dilakukan pencarian terhadap dua orang tersebut, pada akhirnya Senin 10 Desember 2018 pada pukul 12.30 WIB, dua orang diduga bernama Amid alias Boboi dan Jamal tersebut menyerahkan diri di Polres Bengkalis," ungkapnya lagi. (d'ari)

Loading...
BERITA LAINNYA
BERIKAN KOMENTAR
Top