• Home
  • Bengkalis
  • Sempat Dikurangi 30 Persen, TPP ASN Bengkalis Tahun Depan akan Kembali Normal

Sempat Dikurangi 30 Persen, TPP ASN Bengkalis Tahun Depan akan Kembali Normal

Senin, 12 November 2018 | 22:34
BENGKALIS, RIAUGREEN. COM - Pemerintah Kabupaten Bengkalis berencana di tahun 2019 mendatang akan mengembalikan tunjangan penghasilan pegawai (TPP) Aparatur Sipil Negara (ASN) Bengkalis yang pada tahun 2018 mengalami pengurangan sekitar 30 persen.

Pengurangan dilakukan karena kondisi APBD Bengkalis tahun 2018 mengalami penurunan sehingga pembayaran TPP ASN disesuaikan dengan kemampuan daerah.

Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Bengkalis Bustami HY usai memimpin Upacara Peringatan Hari Kesehatan Nasional di kantor Bupati Bengkalis, Senin 12 November 2018 kepada sejumlah wartawan. Menurutnya, tahun 2019 mendatang akan terjadi perbaikan pendapatan pada APBD Bengkalis.

"Dengan perbaikan pendapatan di APBD Bengkalis ini. Bupati Bengkalis mengarahkan agar juga dilakukan perbaikan TPP ASN Bengkalis. Setidaknya kembali disesuaikan dengan TPP ASN Bengkalis sebelum dilakukan pengurangan sebelumnya," ujar Sekda Bengkalis Bustami Hy.

Dengan dianggarkannnya kembali TPP ASN Bengkalis sesuai dengan TPP sebelum dilakukan pengurangan. Sekda Bengkalis berharap bisa menjadi motivasi ASN dalam meningkatkan kinerjanya.

"Mari kita tingkatkan kinerja dan inovasi kita dalam bekerja. Kita harus sesuaikan kinerja kita dengan penghasilan yang di terima," ujarnya.

Bustami mengatakan dengan TPP yang kembali di tambah, pelayanan terhadap masyarakat haru lebih ditingkatkan. Sehingga masyarakat merasakan pelayanan yang baik dengan kinerja ASN Bengkalis.

Disamping itu, katanya lagi, peningkatan kinerja juga diharapkan dilakukan seluruh honorer di bawah naungan Pemerintah Bengkalis. Pasalnya sampai hari ini pemerintah Bengkalis masih berkomitmen tidak akan merumahkan tenaga honorer.

"Oleh sebab itu kita semua baik ASN maupun honorer Bengkalis harus juga berkomitemen meningkat kinerja kita,"tegasnya. (d'ari)


Loading...
BERITA LAINNYA
BERIKAN KOMENTAR
Top