• Home
  • Bengkalis
  • Selesaikan Misi Perdamaian PBB, Brigadir Rhonal Nugroho Personil Polres Bengkalis Raih Unamid Medal

Selesaikan Misi Perdamaian PBB, Brigadir Rhonal Nugroho Personil Polres Bengkalis Raih Unamid Medal

Jumat, 19 Oktober 2018 | 16:36
BENGKALIS, RIAUGREEN.COM - Salah seorang personel Sat Lantas Polres bengkalis yang tergabung dalam Formed Police Unit (FPU) 10 Indonesia meraih Unamid Medal usai menyelesaikan misi perdamaian PBB di Sudan Afrika.

Brigadir H Rhonal Nugroho S adalah salah satu dari 140 orang personil terbaik Polri yang menjadi pasukan Penjaga Perdamaian PBB di Sudan yang bertugas sebagai Liaison Officer arab (Petugas Penghubung) kepada pemerintah dan masyarakat tempatan disana.

"Alhamdulillah ini adalah anugrah terindah dan kebanggaan yang luar biasa bagi saya, tim dan bangsa Indonesia. Lebih-lebih bagi Orang tua dan keluarga saya yang ada di kota Dumai. Karena saya satu-satunya anak dumai yang pernah dikirim untuk melaksanakan misi perdamaian Dunia. Ini semua atas izin Allah swt, dukungan dan doa orang - orang yg saya kenal dan cintai,"ungkap H Ronal yang disampaikan Humas Polres Bengkalis melalui pesan WhatsAppnya, Jumat 19 Oktober 2018.

FPU 10 Indonesia, lanjut Rhonal adalah personil Satgas Polri terbaik yang ditugaskan untuk menjadi pasukan penjaga perdamaian PBB di Sudan.

"Saya di sudan bersama 140 personel yang merupakan rekan rekan saya. Dan saya dianugerahi Unamid Medal dalam acara Penyerahan Medali Indonesia "National Police Peacekeepers Medal Parade" di Dafur Sudan,"ungkapnya lagi.

Lanjutnya, FPU 10 Indonesia selama sembilan bulan bertugas hingga saat ini telah menjalankan tugas secara profesional dan penuh tanggung jawab khususnya ketika situasi di Darfur sedang membutuhkan tenaga profesional dalam mengamankan beberapa camp dan perkampungan yang sedang mengalami konflik.  

"FPU 10 Indonesia bukan saja profesional dalam menjalankan tugas di lapangan, namun lebih dari itu telah mampu membawa misi PBB di tengah-tengah masyarakat Sudan. khususnya di Darfur dan diterima secara baik,"ujarnya lagi.

Berkat pencapaian itu, profesionalisme yang ditunjukkan FPU 10 Indonesia dalam menjalankan tugas selama satu tahun terakhir, PBB menganugerahkan Unamid Medal kepada putra putri Indonesia.

"Tugas utama kita adalah menjaga staf dan properti PBB, melindungi warga sipil, dan mendukung kegiatan operasi kepolisian lokal,"ujar dia lagi.

Dalam kegiatan sehari-hari pasukan Indonesia juga sering mengadakan kegiatan amal di camp pengungsi, panti asuhan dan sekolah-sekolah di camp pengungsi. Disamping itu, FPU 10 Indonesia juga menyempatkan diri untuk mengajar di sekolah tempat pengungsi dan menyumbangkan alat tulis, pakaian, tas sekolah dan berbagai keperluan ibadah lainnya.

Pada upacara Medal Parade yang digelar pada 15 Oktober 2018 di lapangan multi fungsi Garuda Camp Indonesia tersebut dihadiri oleh pejabat tinggi PBB di Unamid. Selain itu hadir juga Duta Besar RI untuk Sudan dan Eritrea serta para komandan kontingen FPU dan militer dari berbagai negara yg tergabung dalam misi Unamid di Darfur Sudan Afrika Utara.

Loading...
Hadir pula delegasi dari RI yang diwakili oleh Brigjen Pol Krisna Murti mewakili negara dan Kepolisian RI. Sedangkan Pejabat UNAmid yang hadir, Deputy Joint Special Representative Unamid (Wakil ketua Unamid), POLICE CHIEF OF OPS UNAMID dan para pejabat tinggi Unamid lainnya. (d'ari)

Loading...
BERITA LAINNYA
Daftar Pemilih Tetap di 2019 Bengkalis Bertambah
Rabu, 14 November 2018 | 16:57
Alhamdulilah, Lisrik di Bengkalis Kembali Normal
Minggu, 11 November 2018 | 10:07
BERIKAN KOMENTAR
Top