• Home
  • Bengkalis
  • Banjir Selutut Masih Genangi Rumah Warga Dusun Simpang Baru

Banjir Selutut Masih Genangi Rumah Warga Dusun Simpang Baru

Jumat, 19 Oktober 2018 | 11:45
dahari
Banjir di di RT 1 RW3 dusun Simpang Baru, Kecamatan Bengkalis Riau
BENGKALIS, RIAUGREEN.COM - Walaupun kondisi banjir sempat menurun beberapa hari lalu. Kemungkinan besar banjir yang melanda dibeberapa desa di kecamatan Bengkalis diantaranya Desa Teluk Latak dusun Simpang Baru akan lebih dalam.

Pantauan RiauGreen.com, Jumat 18 Oktober 2018, tepatnya di RT 1 RW3 dusun Simpang Baru, Kecamatan Bengkalis Riau yang masih terendam banjir. Banjir yang masih melanda desa tersebut diperkirakan dengan kedalaman selutut orang dewasa.

Irwan, Ketua RT 1 RW 3 Dusun Simpang Baru, Desa Teluk Latak menyampaikan, di RT 1 seluruh rumah yang ditempati sebanyak 70 kepala keluarga (KK) terendam terkecuali ada 2-3 rumah panggung yang tidak terendam.

"Kalau rumah panggung tidak terkena banjir, tapi bagian dapur yang permanen tetap tenggelam. Dan banjir hingga saat ini, belum juga kering," ungkap Irwan, Ketua RT 1 di RW 4 Dusun Simpang Baru.

Masih kata Irwan, banjir yang melanda di daerahnya terjadi sejak awal bulan kemarin. Dia mengungkapkan, kemungkinan besar, jika pulau Bengkalis terus diguyur hujan maka banjir red, bisa kembali lebih besar lagi.

"Saya mewakili masyarakat kami mengharapkan kepada pemerintah desa Teluk Latak, kemudian kepada Pemerintah Kabupaten Bengkalis segera merealisasikan tiga tali air kami yang tersumbat. Parit itu tidak bisa dikerjakan secara manual, harus menggunakan alat berat," ujar Irwan lagi.

Tiga titik tali air yang dimaksud Irwan diantaranya adalah sungai di RT 2 Dusun Langgam Muara yang muaranya ditumbuhi pohon pohon nipah dan bakau (mangrove).

"Sungai itu panjangnya lebih kurang 800 meter ke muara menuju laut selat bengkalis. Titik kedua tali air di perbatasan Desa Teluk Latak dengan Desa Meskom yang panjangnya sekitar 400 meter. Dan titik ketiga perbatasan RT kami dengan RT 2 yang panjangnya sekitar 800 meter. Inilah yang harus diturunkan alat berat,"ungkapnya sambil menyebutkan bahwa warga setempat juga melakukan gotong royong bersama.

Lanjut Irwan, 5 tahun silam, dirinya juga pernah dipanggil oleh perusahaan PT Meskom Agro Sarimas (PT. MAS) yang menyatakan siap menurunkan alat berat.

"Saat itu melalui Personilia perusahaan ini berjanji selagi beroperasi di daerah ini siap membantu masyarakat. Tapi untuk kenyataan saat ini pihak perusahaan tidak ada menurunkan alat berat untuk melakukan pembersihan tali air yang dimaksud,"tambahnya. (d'ari)

Loading...
BERITA LAINNYA
Daftar Pemilih Tetap di 2019 Bengkalis Bertambah
Rabu, 14 November 2018 | 16:57
Alhamdulilah, Lisrik di Bengkalis Kembali Normal
Minggu, 11 November 2018 | 10:07
BERIKAN KOMENTAR
Top