• Home
  • Bengkalis
  • Butuh Blangko e-KTP 30.000 Lembar, Bengkalis Cuma Dikasih 2.000 Lembar

Butuh Blangko e-KTP 30.000 Lembar, Bengkalis Cuma Dikasih 2.000 Lembar

Rabu, 10 Oktober 2018 | 13:47
foto int
BENGKALIS, RIAUGREEN.COM - Komisi I DPRD Bengkalis ikut serta dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Bengkalis dalam penjemputan Blanko E- KTP ke Ditjen Kependudukan Catatan Sipil (Dukcapil) Pusat pada Jumat lalu.

Keikutsertaan mereka agar Ditjen Dukcapil mau memberikan Blanko sesuai kebutuhan Print Ready Record (PRR) yang dibutuhkan untuk kabupaten Bengkalis.

Anggota komisi I DPRD Bengkalis yang berangkat tersebut diantaranya Pipit Lestary, Susianto SR, Aisah dan Thiner Tumanggor. Namun upaya Anggota DPRD ini tidak membuahkan hasil sesuai yang diinginkan. Pasalnya pihak Ditjen Dukcapil tidak memberikan sejumlah blanko E- KTP yang dibutuhkan Bengkalis. Mereka hanya memberikan blanko sebanyak 2.000 lembar.

Disampaikan Aisah salah satu diantara Anggota DPRD Bengkalis yang berangkat bersama Disdukcapil Bengkalis tersebut mengungkapkan bahwa pihaknya bersama Disdukcapil Bengkalis mengajukan blanko e-KTP itu sesuai kebutuhan untuk Bengkalis sebanyak 30.000 lembar.

"Namun tidak dipenuhi oleh Ditjen Dukcapil permintaan ini. Padahal jumlah tersebut sesuai kebutuhan E KTP yang akan dicetakkan,"ungkap Aisah, Rabu 10 Oktober 2018.

Menurutnya, pihak Ditjen Dukcapil hanya memberikan sebanyak 2.000 lembar blanko karena berbagai banyak alasan. Dan itu termasuk alasan mereka hitung hitungan kesanggupan Disdukcapil Bengkalis mencetak perharinya.

"Mereka bahkan menghitung hitung berapa kemampuan cetak KTP di Disdukcapil Bengkalis. Ditambah lagi kalau ada gangguan jaringan bisa berkurang jumlah cetak perharinya,"kata Aisah lagi.

Saat pertemuan kemarin, lanjutnya, pihaknya dan Disdukcapil Bengkalis juga sempat menurunkan permintaan Blanko tersebut. Dimana pada awalnya sebanyak 30.000 lembar blanko, turun menjadi 10.000 blanko. Namun pihak Ditjen Dukcapil tetap saja bersikukuh hanya bisa memberikan sebanyak 2.000 blanko saja.

"Kita juga sampaikan bahwa Bengkalis memiliki jarak yang jauh dari Jakarta, jika berulang kali menjemput tentu mengeluarkan biaya tidak sedikit,"kesalnya.

"Bukannya menambah jumlah blanko yang kita jemput, pihak Ditjen malah mengatakan jika tidak ada biaya penjemputan blanko dari Disdukcapil  Bengkalis, maka mereka langsung yang akan mengirimkan ke Bengkalis,"ujarnya menceritakan.

Dalam penjemputan kemarin, pihak Disdukcapil juga sudah berusaha, namun memang tidak juga dipenuhi. Bahkan sampai dua kali melakukan pertemuan dengan pihak Ditjen Dukcapil di Jakarta.

"Dua kali kita temu dengan mereka, pertama kali kita ketemu dengan bawahannya. Karena tidak ada solusi sesuai diinginkan kita minta bertemu dengan Kepala Ditjen Dukcapil, namun tetap tidak dipenuh,"beber Aisah.

Loading...
Meskipun tidak dipenuhi secara menyeluruh pengajuan blanko yang diinginkan. Pihak Ditjen Dukcapil berjanji akan mengirimkan tambahan blanko ke Kabupaten Bengkalis.

"Mereka berencana akan mengirimkan tambahan Blanko pada pekan ini. Ini yang kita tunggu perkirakan akan dikirimkan mereka pada Jumat ini,"tambahnya. (d'ari)

Loading...
BERITA LAINNYA
BERIKAN KOMENTAR
Top