• Home
  • Bengkalis
  • Kementrian Minta 3 Tempat Wisata di Bengkalis Ini Dikembangkan

Kementrian Minta 3 Tempat Wisata di Bengkalis Ini Dikembangkan

Senin, 08 Oktober 2018 | 14:09
Iyon Setiawan Kepala Bidang Pariwisata Bengkalis
BENGKALIS, RIAUGREEN.COM - Untuk pengembangan dan meningkatkan kepariwisataan yang ada di Kabupaten Bengkalis.

Dinas Budaya, Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) akan mengembangkan tiga tempat destinasi wisata sesuai permintaan pihak Kementrian Pariwisata saat gelar Rapat Kordinasi beberapa waktu lalu.

Hal tersebut disampaikan Iyon Setiawan Kepala Bidang Pariwisata Bengkalis, kepada sejumlah wartawan, Senin 8 Oktober 2018 diruang kerjanya.

Diutarakan Iyon, demi pengembangan Pariwisata, saat ini pihak desa juga sudah bergiat untuk pengembangan wisata tersebut, diantaranya, pengembangan pantai dan pengelolaan tempat hutan mangrove.

"Alhamdulilah, dimana, desa desa sekarang ini sudah bergiat untuk mengembangkan wisata. Dan kita Dinas Pariwisata juga pernah melakukan rakor bersama kementrian. Dan saat itu, pihak Kementrian meminta tiga destinasi wisata di Kabupaten Bengkalis,"ungkap Iyon Setiawan.

Lanjut Iyon, dimana, tempat Destinasi wisata yang dimaksud tersebut diantaranya, Pantai Rupat, pantai Tenggayun Kecamatan Bandar Laksemana dan pantai indah Selat Baru kecamatan Bantan.

"Saat Rakor ada tiga Destinasi unggulan, dari tiga itu yakni Rupat, Tenggayun dan Selatbaru. Kenapa pantai Tenggayun, karena masalah aksesnya sudah memadai, sedangkan untuk pengembangan wisata alam, itu akan ada pengembangan selanjutnya,"ujarnya.

"Dari sebelas kecamatan di Kabupaten Bengkalis, ada tiga destinasi tempat wisata kita sangat bagus. Kalau untuk desa Tenggayon itu ada event tahunan kita yaitu kenduri Melayu,"ujarnya lagi.

Loading...
Selain itu, pengembangan tempat Wisata ini sesuai program pemerintah agar pendapatan PAD meningkat.

"Kita berharap PAD kita meningkat, soalnyo ini memang sudah menjadi program pemerintah. Disamping itu, kalau untuk wisata hutan mangrove itu juga termasuk, yang menonjol sekali yakni pantai, selama ini memang masyarakat yang bergerak, kita dari pariwisata hanya melakukan pemantauan,"tambahnya. (d'ari)

BERITA LAINNYA
BERIKAN KOMENTAR
Top