• Home
  • Bengkalis
  • Pemkab dan DPRD Bengkalis Sepakat Tunda Proyek MY
Setelah Rapat Rasionalisasi

Pemkab dan DPRD Bengkalis Sepakat Tunda Proyek MY

Jumat, 10 Agustus 2018 | 12:00
Wakil Ketua DPRD Bengkalis Indra Gunawan (Eet)
BENGKALIS, RIAUGREEN.COM - Pemerintah, Kabupaten Bengkalis akhirnya sepakat untuk menunda sebanyak 7 proyek tahun jamak (Multiyer) yang dianggarkan pada tahun ini, setelah melakukan rapat rasionalisasi bersama DPRD Bengkalis.

Penundaan Proyek MY tersebut dilakukan dikarenakan melihat kondisi keuangan Bengkalis yang memang tidak memungkinkan.

Wakil Ketua DPRD Bengkalis Indra Gunawan (Eet) kepada sejumlah wartawan, Jumat 10 Agustus 2018 mengungkapkan dan menurutnya kebijakan pemerintah Bengkalis ini sangat di apresiasi.

"Kita sangat mengapresiasin pemerintah Bengkalis mau menahan diri untuk menunda kegiatan Multiyear ini. Meskipun pelaksanaan Multiyear ini merupakan visi dan misi Bupati saat ini, melihat kondisi keuangan yang belum stabil pemerintah malah mau menundanya,"ujar Indra Gunawan.

Meskipun kegiatan MY ini ditunda, lanjut Eet, pemerintah Bengkalis tetap melaksanakan kegiatan pembangunan melalui kegiatan reguler.

"Tetap dilanjutkan tapi menjadi kegiatan reguler. Karena kita melihat masyarakat sangat mengharapkan kegiatan tetap berjalan, namun kondisi kita tidak memungkinkan,"beber Eet.

Dengan ditundanya kegiatan Multiyear ini kegiatan pembangunan lainnya bisa terlaksana. Termasuk menstabilkan insentif honorer di Bengkalis.

Selain itu, kegiatan perbaikan jalan dan jembatan yang ada pada rencana Multiyear sebanyak enam item dilaksanakan secara reguler. Begitu juga dengan pembangunan Islami center.

"Untuk besaran anggarannya nanti akan tergantung pada kerangka umum perubahan anggaran (KUPA) yang akan disampaikan ke DPRD Bengkalis oleh pemerintah daerah,"ungkap wakil ketua DPRD dari partai Golkar ini lagi.

Seperti, lanjutnya, Formula KUPA ini nanti akan dibahas bersama antara tim anggaran pemerintah daerah bersama Bandan Anggaran DPRD Bengkalis. Setelah pembahasan ini baru jelas finalnya berapa anggaran pelaksanaan kegiatan yang di regulerkan tersebut.

Diketahui pemerintah Bengkalis merencanakan upaya peningkatan infrastruktur, mulai tahun 2018 sampai dengan 2021. Peningkatan Insfratruktur tersebut, pemerintah Bengkalis sudah menganggarkan 7 paket kegiatan tahun jamak atau multiyear.

Tujuh paket pekerjaan yang dimasukkan ke dalam kegiatan tahun jamak ini diantaranya, peningkatan Jalan Ketam Putih–Sekodi, Jalan Muntai – Bantan Air, Jalan Lingkar Bukit Batu–Siak Kecil, Jalan Gajah Mada, Jalan Lingkar Barat Duri, Jalan Pangkalan Nyirih–Tanjung Medang dan pembangunan Duri Islamic Center.

Loading...
Proyek tahun jamak, secara menyeluruh akan memakan biaya sampai empat tahun mendatang dengan nilai sebesar Rp 1.860.458.445.736. untuk tahap awal akan di alokasi anggaran pada tahun 2018 sebesar Rp 279. 068.766.860.

Namun melihat kondisi keuangan Bengkalis saat ini, pemerintah Bengkalis bersama DPRD melakukan pembahasan rasionalisasi. Dimana hasilnya kegiatan tersebut ditunda pelaksanaannya pada tahun anggaran 2018 ini. (d*ari)

Loading...
BERITA LAINNYA
BERIKAN KOMENTAR
Top