• Home
  • Bengkalis
  • PN Vonis Beda Dua Cewek Cantik Diduga Pemasok Narkoba Di LP IIA Bengkalis

PN Vonis Beda Dua Cewek Cantik Diduga Pemasok Narkoba Di LP IIA Bengkalis

Rabu, 18 Juli 2018 | 18:57
Pengadilan Negeri Bengkalis
BENGKALIS, RIAUGREEN.COM - Terdakwa Revina Dewi Shinta Hutagaol (25) kasus tangkap tangan yang saat itu berusaha memasukkan narkotika di Lapas IIA Bengkalis. Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Bengkalis memutuskan pidana penjara selama 11 tahun kurungan.

Selain dari pidana penjara, dikenal panggilan Shinta juga wajib bayar denda sebesar Rp1 miliar atau subsider kurungan penjara selama 2 bulan kurungan.

Vonis majelis hakim itu digelar, Selasa (17/7/18) kemarin dipimpin ketua majelis hakim Dr. Sutarno, dengan dua hakim anggota, Zia Ul Jannah, SH dan Aulia Fatma Widhola, SH. Menurut majelis hakim, putusan belasan tahun tersebut, dikarenakan Shinta terbukti bersalah dan meyakinkan dengan Pasal 112 ayat (2) Jo 132 ayat (1) UU 35/ 2009 tentang Narkotika.

Pembacaan putusan itu dihadapan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkalis, Handoko, SH dan Penasehat Hukum (PH) terdakwa Windrayanto, SH. Putusan tersebut lebih berat dibandingkan dengan tuntutan JPU yang sebelumnya hanya 9 tahun penjara.

Selain itu, rekan Shinta, Selfia Naza yang juga turut ditangkap dari hasil pengembangan divonis berbeda, Majelis hakim memutuskan lebih ringan dari tuntutan JPU sebelumnya 9 tahun penjara, yakni selama 7 tahun kurungan karena turut berperan serta membantu Shinta.

Dengan putusan tersebut, JPU Kejari Bengkalis menyatakan pikir-pikir.

"Kita pikir-pikir terlebih dahulu,"kata JPU, Handoko, SH kepada sejumlah wartawan, Rabu 18 Juli 2018.

Sebelumnya, dari pemeriksaan oleh penyidik, Shinta sempat mengaku merupakan suruhan Eri Khusnadi alias Eri Jeck, terdakwa bandar sabu yang divonis pidana mati. Ketika itu, petugas menyita barang bukti sabu berat bersih 49,35 gram.

Dari hasil pengembangan terhadap Shinta, petugas kembali meringkus Selfia merupakan rekan Shinta berikut barang bukti sabu yang disimpan di kos-kosan mereka. (d*ari)

BERITA LAINNYA
BERIKAN KOMENTAR
Top