• Home
  • Bengkalis
  • Berikut Kata Sekda, Soal Polemik Tenaga Honorer dan THL Di Pemkab Bengkalis

Berikut Kata Sekda, Soal Polemik Tenaga Honorer dan THL Di Pemkab Bengkalis

Selasa, 10 Juli 2018 | 14:19
Sekda Bengkalis H Bustami Hy
BENGKALIS, RIAUGREEN.COM - Terkait pekerja Tenaga Honorer dan Tenaga Harian Lepas (THL) di Pemerintah Kabupaten Bengkalis.

Sekretaris Daerah (Sekda) Bengkalis H Bustami HY mengungkapkan, bahwa di Pemkab Bengkalis itu yang bekerja kebanyakan adalah Tenaga Harian Lepas, jika pekerjaan sudah tidak ada, tentunya dengan sendirinya mereka bukan status tenaga Honorer.

"Status tenaga honorer itu, yang digaji per bulannya bukan digaji menurut kegiatannya. Ini harus kita bedakan,"ungkap Sekda Bengkalis H. Bustami Hy kepada sejumlah wartawan, Selasa 10 Juli 2018.

Saat disinggung persepsi dengan pandangan masyarakat soal tenaga Honorer tersebut, diungkapkan Sekda lagi, yang nama tenaga Honorer itu untuk gajinya dibayarkan setiap bulan berarti itu berada di sekretariat SKPD masing masing. 

"Yang tenaga harian lepas itu, ketika kegiatan tidak ada, memang tidak akan dibayarkan tenaga Honorer nya, bisa saja kita berhentikan, misalnya kegiatan itu berumur 6 bulan tentunya dibayar atau digaji selama 6 bulan,"ujarnya lagi.

Soal dengan Rasionalisasi, apakah terimbas juga ke tenaga Honorer di Pemkab Bengkalis. Diuraikan Sekda lagi, tentunya di OPD terkait yang menempatkan tenaga honorer itu artinya bukan disemua kegiatan yang ada. Tetapi menurut bidangnya masing masing.

"Seumpamanya di SKPD itu ada 5 kegiatan, terasionalisasi ada dua, kemungkinan itu masih menutup, walaupun itu biasanya dengan tambal sulam dua kegiatan untuk satu tenaga honor, biasa dibayar 12 bulan bisa saja nantik dibayar 10 bulan atau menjadi 8 bulan,"ujarnya lagi.

Selain itu, untuk pekerja tenaga honorer di Pemerintah Kabupaten Bengkalis, itu ada sekitar 5000 an honorer. Jadi lanjut Sekda, yang namanya Honorer daerah, sampai saat ini belum ada wacana atau rencana untuk dirasionalisasi.

"Sampai saat ini, standarisasi masih sama dengan yang dulu. Sedangkan untuk gaji menurut pendidikannya masih sama dan orangnya pun belum ada dikurangi, yang sampai saat ini masih Bupati Bengkalis yang namanya Aparatur belum pernah menyinggung masalah tersebut,"tambahnya dengan menyebutkan bahwa Bupati Bengkalis komit untuk mensejahterakan pegawai ini. (d*ari)

BERITA LAINNYA
23 ASN Bengkalis Terlibat Korupsi Segera Dipecat
Jumat, 21 September 2018 | 18:27
BERIKAN KOMENTAR
Top