• Home
  • Bengkalis
  • Di Bengkalis, Ratusan Guru Madrasah Merasa Dibohongi 

Di Bengkalis, Ratusan Guru Madrasah Merasa Dibohongi 

Minggu, 10 Juni 2018 | 13:15
Ilustrasi
BENGKALIS, RIAUGREEN.COM-Ratusan guru madrasah di Kecamatan Mandau dan Pinggir, Kabupaten Bengkalis mengeluhkan realisasi tunjangan gaji yang tidak sesuai mereka terima. 

Pasalnya, sejak awal rencana akan diberikan enam bulan gaji, namun mereka hanya menerima empat bulan saja terhitung bulan Januari dan April untuk Anggaran Tahun 2018.

Rosiman, SP, seorang di antara ratusan para guru madrasah di Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis kepada media ini, Minggu (10/6/18) mengaku sangat kecewa terhadap kebijakan sepihak dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis.

Dia berharap dengan dibayarkannya gaji sesuai yang dijanjikan akan sangat pula membantu untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari para guru.

"Awalnya gaji kami (para guru madrasah) 900 ribu di turunkan menjadi 400 ribu dikarena defisit anggaran dan itu bisa kami terima. Selanjutnya, 400 ribu dijanjikan dibayarkan selama 6 bulan terhitung Januari dan Juni itu membuat kami miris dan sangat kecewa bahwasyanya setelah pencairan (kemarin,red) hanya di bayar kepada kami 4 bulan saja (Januari - April),"geram Rosiman, SP

Rosiman membeberkan, mengetahui janji Bupati Bengkalis, Amril Mukminin bakal memberikan bantuan kesejahteraan (honor) para guru madrasah selama enam bulan, terhitung Januari hingga Juni untuk Tahun Anggaran 2018 setelah membaca dari media online milik pemkab bengkalis.     

Dengan peristiwa ini, lanjut Rosiman. para guru merasa telah di bohongi dan di rendahkan. Apalagi disaat mendekati hari lebaran, dengan segala keperluan dan kebutuhan sangat banyak sekarang ini.

"Diperparah lagi, sampai saat ini belom ada klarifikasi dari pihak Pemda, Disdik dan media kominfotik yang memposting berita bahwa gaji guru akan di bayarkan selama 6 bulan," pungkas Rosiman mengakhiri. (d*ari)

BERITA LAINNYA
Empat Narapidana di Bengkalis Lansung Bebas
Jumat, 17 Agustus 2018 | 20:13
BERIKAN KOMENTAR
Top