• Home
  • Bengkalis
  • Bupati Bengkalis Buka MTQ Tingkat Kecamatan Bukit Batu

Bupati Bengkalis Buka MTQ Tingkat Kecamatan Bukit Batu

Senin, 16 April 2018 | 10:29
Bupati Amril bersama Sekda Bustami HY dan sejumlah pejabat menekan sirena tanda dibukanya MTQ ke-29 Tingkat Kecamatan Bukit Batu
BENGKALIS, RIAUGREEN.COM - Pemerintah Kecamatan Bukit Batu menggelar Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke-29, di Desa Bukit Batu, Kecamatan Bukit Batu, Minggu, 15 April 2018 malam.

Pembukaan MTQ yang dipusatkan di samping Kantor Desa Bukit Batu ini berlangsung meriah, baik masyarakat setempat maupun masyarakat luar Desa Bukit Batu berondong-bondong menyaksikan pembukaan MTQ.

Kehadiran Bupati Amril didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Bengkalis, Kasmarni dan Sekretaris Daerah, H Bustami HY beserta isteri membuat kemeriahan pembukaan MTQ ini semakin bertambah.

Selain bentuk astaka yang menarik, diominasi warna biru, pelaksanaan MTQ yang berlangsung hingga 21 April mendatang ini juga dilengkapi dengan 10 Stand Pameran untuk anggota PKK, 1 Stand untuk SMP Negeri 2 Bukit Batu dan 2 Stand Bumdes. Ditambah sekitar 60 stand bagi pedagang lokal dan pedagang luar Kecamatan Bukit Batu.

Bupati Amril menghimbau masyarakat untuk mendukung dan menyemangati generasi muda agar gemar membaca dan mempelajari Al-Qur'an.

"Pelaksanaan MTQ sudah tidak asing bagi kita, untuk itu mari kita jadikan MTQ ini sebagai media intropeksi sejauh mana kita memahami Al-Qur'an, yang terpenting bukan mencari juara namun bagaimana kita mau mengevaluasi hidup dan kehidupan kita agar kedepan lebih baik," ajaknya.

Dibagian lain, salah seorang masyarakat Desa Bukit Batu, Maya mengaku senang desanya dijadikan sebagai tuan rumah MTQ ke-29 Tingkat Kecamatan Bukit Batu, menurutnya bisa menjadi hiburan tersendiri bagi masyarakat sekitar.

"Alhamdulillah, kalau tidak salah ini yang kedua kalinya desa kami jadi tuan rumah, kami sangat senang, karena bagi saya, keluarga dan masyarakat di sini, pelaksanaan MTQ ini menambah hiburan khusunya dari segi keagamaan. Desa kami juga makin ramai dikunjungi masyarakat  dari desa lainnya," ungkap ibu dari 3 orang anak ini.  (disk/d'ari)

BERITA LAINNYA
BERIKAN KOMENTAR
Top