• Home
  • Bengkalis
  • LPKSM Sayangkan Disdagperin Bengkalis Belum Melakukan Penarikan Ikan Sardin

LPKSM Sayangkan Disdagperin Bengkalis Belum Melakukan Penarikan Ikan Sardin

Jumat, 23 Maret 2018 | 19:50
Kepala Bidang Pemasaran Disdagperen dan ikan sarden yang mengandung cacing pita
BENGKALIS, RIAUGREEN.COM - Lembaga Perlindungan Konsumen dan Swadaya Masyarakat (LPKSM) Bengkalis menyayangkan pihak Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Bengkalis belum mengeluarkan edaran untuk menarik produk ikan kaleng yang mengandung cacing.

Pasalnya BPOM Pekanbaru secara resmi telah mengumumkan merek produk yang mengandung cacing tersebut. 

Hal ini diungkapkan Ketua LPKSM Bengkalis Fadli Syarifuddin kepada wartawan, Jumat (23/3/18). Menurutnya,  seharusnya pihak Disdagperin bersama Dinas Kesehatan Bengkalis harus jeli, mereka harus bertindak.

"Bahkan di daerah lain instansi terkaitnya sudah melakukan Sidak, sehingga toko toko yang menjual ikan kaleng mendapat sosialisasi untuk menarik peredaran ikan kaleng yang mengandung cacing tersebut,"kata Fadli S.

Menurutnya lagi, sampai saat ini masih ada beberapa pedagang yang belum tau adanya merek merek ikan kaleng yang diumumkan BPOM mengadung cacing.

"Kita sudah coba tanya sama beberapa pedangang ternyata masih ada yang tidak tahu. Bahkan kita yang kita beritahu mereka,"ungkapnya.

LPKSM sendiri memberitahukan ke pedagang informasi adanya ikan kaleng mengandung cacing ini berdasarkan informasi dari media. Bukan informasi yang di dapat langsung dari sumber Disdagperin atau pihak terkait lainnya di Bengkalis.

"Kita beritahu pedagang ikan kaleng dengan merek IO, Farm Jack dan HOKI sudah tidak boleh di pajang. Kalau perlu di tarik dari peredaran,"bebernya lagi. 

Lanjutnya, kewenangan LPKSM hanya sebatas memberitahukan. Sementara kewenangan menindak tentunya pihak Disperindag. Pihaknya juga berharap Disdagperin harus lebih jeli dalam permasalahan ini. Segera melakukan tindakan, jangan sampai nanti ada korban baru bertindak melakukan penindakan.

"Ini yang kita sesalkan dengan Disdagperin sampai saat ini belum bertindak dengan jeli melihat permasalahan ikan kaleng saat ini," tandasnya. (d*ari)

BERITA LAINNYA
Di Bengkalis, Polisi Razia Polisi
Rabu, 25 April 2018 | 19:25
Bupati Bengkalis Buka MTQ KeI Talang Muandau
Selasa, 24 April 2018 | 12:32
BERIKAN KOMENTAR
Top