• Home
  • Bengkalis
  • Sidang 2 Kg Sabu di PN Bengkalis, Empat Terdakwa Merupakan Jaringan Terputus

Sidang 2 Kg Sabu di PN Bengkalis, Empat Terdakwa Merupakan Jaringan Terputus

Rabu, 21 Februari 2018 | 16:30
FOTO DAHARI RIAUGREEN.COM
Sidang empat terdakwa kasus 2 kilogram sabu
BENGKALIS, RIAUGREEN.COM - Sidang empat orang terdakwa kasus 2 kilogram sabu-sabu yang ke tiga kalinya kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Bengkalis, Rabu (21/2/18).

Sidang tersebut dipimpin Mejelis Hakim Dame Parulian Pandiangan SH, Annisa Sitawati SH dan Mohd Risky Musmar SH, sedangkan dari jaksa penuntut umum (JPU) yakni Andi Sunartejo SH dan Handoko SH, untuk kuasa hukum keempat terdakwa yakni Khairul Majid SH.

Untuk keempat terdakwa diantaranya Buyung Zulfikar, Hendri bin Alwi, Khaidir bin Baharudin dan Emi Iskandar. Keempat terdakwa ini di ringkus di wilayah perbatasan Muntai-Bantan Air desa Penurun, kecamatan Bantan, Kamis (25/8/17) pukul 20.30 Wib silam.

Sementara itu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) kejaksaan Negeri Bengkalis Andi Sunartejo SH, ketika diwawancarai Riaugreen.com menyampaikan keempat terdakwa ini merupakan jaringan terputus. 

Dalam perkara tersebut, Pengadilan Negeri telah menyidangkan sudah tiga kali sidang.

"Untuk sidang hari ini kami mendatangkan saksi sipil, seperti RT setempat yang menyaksikan ketika waktu penangkapan. Dan untuk ancaman keempat terdakwa dikenakan ayat 2 KUHP Nomor 35 tahun 2009," ungkap Andi Sunartejo.

Diungkapkan Andi lagi, dari pengakuan keempat terdakwa tersebut mereka merupakan jaringan terputus yang tidak pernah kenal satu sama lain.

"Cuma mereka ini sistemnya terputus, tidak kenal satu sama lain, saat penyerahan sabu ketika itu keduanya menggunakan Helm dan kondisi gelap. Kesaksiannya Emi dan Khaidir disuruh ke iwan untuk menyerahkan barang itu yang juga mereka tidak kenali,"beber Andi lagi.

Sedangkan, untuk terdakwa Buyung dan Hendri, kedua terdakwa ini merupakan suruhan Husein (DPO) yang merupakan warga Negara Malaysia. Disamping itu, untuk sidang lanjutan di gelar pada Rabu pekan depan merupakan pemeriksaan keempat terdakwa. (d*ari)

BERITA LAINNYA
BERIKAN KOMENTAR
Top