• Home
  • Bengkalis
  • Turun ke Bengkalis, KKP Dumai Minta Biaya Rp200 ribu untuk Lakukan Vaksin Miningitis Jamaah Umroh

Turun ke Bengkalis, KKP Dumai Minta Biaya Rp200 ribu untuk Lakukan Vaksin Miningitis Jamaah Umroh

Kamis, 12 Oktober 2017 | 19:18
Ilustrasi@brilio
BENGKALIS, RIAUGREEN.COM - Sekitar 60 orang jama'ah umroh di Bengkalis keluhkan mahalnya menanggung jasa petugas layanan vaksin miningitis dari Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas III Dumai. 

Sebab, jika ingin memperoleh layanan KKP Dumai untuk datang ke Bengkalis, perjama'ah wajib merogoh kocek Rp200 ribu perorang dengan alasan untuk menanggung biaya transportasi, akomodasi dan konsumsi diluar biaya vaksin sebesar Rp305 ribu perorang. 

Keluhan ini seperti disampaikan Nabila Fitri, Pimpinan Biro Travel PT. Aminareka Perdana Bengkalis. Setelah menyampaikan surat resmi ke KKP Dumai, pihaknya berharap petugas vaksin miningitis dari KKP Dumai bisa melakukan vaksinasi para calon jama'ah umroh hanya di Bengkalis. Dengan alasan rata-rata calon jema'ah umroh ini sudah memasuki umur tua. 

Dirinya juga meminta keringanan dari KKP Dumai agar biaya tersebut dapat dikurangi. Karena jama'ah mereka hanya sanggup membayar sebesar Rp100 ribu lengkap dengan penginapan dan konsumsi. Namun tetap ditolak oleh KKP Dumai. 

"Kami berkoordinasi dan melakukan negosiasi dengan Kepala Subag TU KKP Dumai Azuar ketika itu memberikan jawaban, bahwa untuk biaya negara vaksin miningitis sebesar Rp305 ribu dan dilaksanakan di di kantor induk KKP di Dumai. Akan tetapi, apabila memang mau dilakukan di Bengkalis, pihak travel wajib menanggung transportasi, akomodasi dan konsumsi," ungkapnya kepada wartawan, Rabu (11/10/17). 

Fitiri menambahkan pada waktu itu, Azuar juga menyebutkan, pihaknya sudah melakukan rapat, kalau sanggup dan bersedia menambah biaya sebesar RP200 ribu, pihaknya bersedia ke Bengkalis dan kalau tidak bersedia KKP Dumai tidak akan turun. Dan menyarankan calon jama'ah umroh vaksin miningitisnya dilakukan di Dumai saja. 

Terkait adanya keluhan biaya layanan sebesar Rp200 ribu itu, Kepala Subag TU KKP Kelas III Dumai Azuar ketika dikonfirmasi wartawan menjelaskan, bahwa uang sebesar Rp200 ribu merupakan kesepakatan dan hasil musyawarah di luar biaya vaksin pemerintah sebesar Rp305 ribu, karena untuk biaya transportasi, akomodasi dan konsumsi petugas yang turun ke Bengkalis. 

"Jadi, setelah kami memperoleh surat yang diajukan dari biro, kemudian melakukan rapat di kantor untuk menyikapi permohonan ini. Kesepakatan kami kalau biro travel bisa menyampaikan ke jema'ah dan menambah kesepakatan ongkos dari Dumai ke Bengkalis PP dan tidak memberatkan jema'ahnya sebesar Rp200 ribu, kami setuju turun," ungkapnya, Rabu (11/10/17) kemarin petang. 

Azuar juga mengatakan, adanya keberatan dari jama'ah untuk membayar uang tambahan sebesar Rp200 ribu itu pihaknya tidak bersedia melayani jasa suntik miningitis di Bengkalis. "Jadi kami tidak turun ke Bengkalis lagi," katanya lagi. (boc)


BERITA LAINNYA
21 Orang Duta Kafilah Bengkalis Masuk Final
Sabtu, 16 Desember 2017 | 08:40
Cabang Fahmil Bengkalis Rebut Juara 1 dan 3
Kamis, 14 Desember 2017 | 13:34
Fahmil Putra Asal Bengkalis Masuk Final
Rabu, 13 Desember 2017 | 12:50
BERIKAN KOMENTAR
Top