• Home
  • Bengkalis
  • Alami Gangguan Kejiwaan, Zul Kaisar Warga Bantan, Bengkalis Terpaksa Dirantai

Alami Gangguan Kejiwaan, Zul Kaisar Warga Bantan, Bengkalis Terpaksa Dirantai

Senin, 09 Oktober 2017 | 16:22
FOTO DAHARI RIAUGREEN.COM
Zul Kaisar saat tertidur dengan kaki dirantai
BENGKALIS, RIAUGREEN.COM - Zul Kaisar (37) warga Dusun Lebai Wahid RT 2 RW 1 Desa Bantan Tua, Kecamatan Bantan, Bengkalis ini harus rela dengan kebebasan hidupnya yang direnggut. 

Dia terpaksa dirantai (pasung red,) dikakinya dikarenakan kerap mengamuk dan mengganggu ketenteraman warga. 

Sementara itu, ketika sejumlah awak media mendatangi kediamannya dan mewawancarai Amiruddin ayah kandung Zul Kaisar mengaku terpaksa memasung anaknya. Dikarnakan pihak pemerintahan desa setempat, kepolisian dan TNI meminta ia untuk memasung menggunakan rantai anak keduanya itu. 

"Saya terpaksa sebenar, saya juga tak tega, kadang saya menangis. Desa, Polisi, TNI bilang ini harus dirantai. Kalau tidak dirantai saya harus bertanggungjawab apa yang anak saya lakukan,"ungkap Amirudin, Senin (9/10/2017).

Disisilain, Ia juga membenarkan anaknya sering berulah bilamana penyakitnya kambuh. Zul Kaisar pernah menenteng parang dan menebasnya kesalah satu mobil pengguna jalan yang lewat. 

Selain itu, Zul juga pernah ingin membongkar dan memukuli Polisi. Amirudin tak tahu penyebab gangguan yang dialami Zul Kaisar. Sebab, semenjak berpisah dengan anak dan istrinya dia tidak menunjukan prilaku aneh.

"Ini sudah 20 hari kita rantai, makan minum kita rantai. Kadang dia mengamuk juga sebab dirantai,"cerita Amirudin lagi kepada sejumlah wartawan.

Tahun 2016 lalu, lanjut ayah 10 anak ini, anak keduanya itu pernah ditangani Dinas Sosial dan dibawa ke Rumah Sakit Jiwa Pekanbaru. 

"Hanya delapan hari disana, anak saya diperbolehkan pulang. Selepas itu, penyakitnya kambuh usai lebaran lalu, sebab memang saya akui dokter suruh lagi saya membawa anak saya berobat pada Agustus, tapi saya tidak punya uang. Makan saja susah,"kata dia lagi. 

Amirudin menambahkan, pernah mengadu ke pemerintah desa untuk merujuk anaknya ke RSJ melalui Dinas Sosial Bengkalis.

"Tapi kata mereka RSJ lagi penuh,"imbuhnya, kini Zul Kaisar harus rela dirantai. Dia tinggal didalam kamar dengan ruangan yang sangat pengap di rumahnya. (d*ari)

BERITA LAINNYA
Cabang Fahmil Bengkalis Rebut Juara 1 dan 3
Kamis, 14 Desember 2017 | 13:34
Fahmil Putra Asal Bengkalis Masuk Final
Rabu, 13 Desember 2017 | 12:50
BERIKAN KOMENTAR
Top