• Home
  • Bengkalis
  • Kasus Pemalsuan TTD Bupati Amril Muminin, Dua Orang Sudah Ditahan Polres Bengkalis

Kasus Pemalsuan TTD Bupati Amril Muminin, Dua Orang Sudah Ditahan Polres Bengkalis

Rabu, 09 Agustus 2017 | 11:54
Ditetapkan sebagai tersangka inisial B langsung ditahan di Mapolres Bengkalis
BENGKALIS, RIAUGREEN.COM - Terkait dugaan kasus Pemalsuan Tanda Tangan (TTD) Bupati Amril Mukminin soal izin perinsip pembangunan Kepariwisataan Rupat Utara, oleh PT. Bumi Rupat Indah (PT. BRI).

Kini Kepolisian Polres Bengkalis kembali melakukan penahanan terhadap tersangka berinisial B, Senin (8/8/17) kemaren petang.

Inisial B selama ini disebut - sebut juga terlibat dalam kasus TTD Bupati Amril Mukminin.

Sementara itu, Kapolres Bengkalis AKBP Abas Basuni ketika di konfirmasi RiauGreen.com, Selasa (9/8/17) membenarkan atas penahanan terhadap B, yang diduga melakukan pemalsuan tandatangan Bupati Bengkalis.

"Benar sore semalam, inisial B sudah ditahan oleh penyidik Satreskrim Polres Bengkalis,"ungkap Kapolres Bengkalis singkat dengan mengatakan bahwa ia sedang di Pekanbaru.

Sebelumnya, pada Senin 24 Juli 2017, Kepolisian Resor Polres Bengkalis terlebih dahulu menahan seorang Pegawai Negeri Sipil (PNs) berinisial MA alias Arya Bin Ishaq AR (42).

"Sekitar pukul 19.30 Wib, terhadap MA Alias Arya langsung dilaksanakan kegiatan penetapan tersangka dalam tindak pidana 263 KUHPidana. Dari saksi menjadi tersangka," ungkap Kapolres Bengkalis AKBP Abas Basuni SIK beberapa waktu lalu.

MA Alias Arya, merupakan seorang Pegawai Negeri Sipil (PNs) di Pemkab Bengkalis. Diketahui sebelumnya bekerja di Disbudparpora kemudian dimutasikan ke Dinas Perpustakaan Bengkalis. (d*ari)


BERITA LAINNYA
BERIKAN KOMENTAR
Top