• Home
  • Bengkalis
  • Diberhentikan, Pendamping Desa Akan Ngadu ke Dewan

Diberhentikan, Pendamping Desa Akan Ngadu ke Dewan

Selasa, 18 April 2017 | 15:30
Ilustrasi
BENGKALIS, RIAUGREEN.COM - Terkait pemberhentian puluhan Pendamping Desa, Advisor dan Korkab tersebut, sejumlah PD mengaku ada kejanggalan dalam evaluasi yang dilakukan oleh dinas PMD Kabupaten Bengkalis. Pasalnya, diantara PD yang diberhentikan adalah orang-orang terbaik dan mengukir prestasi selama menjadi PD.

"Terus terang kami tidak tahu seperti apa sistem atau tata cara evalusi yang dilakukan. Karena teman-teman yang selama ini menjadi yang terbaik juga terkena dampak evalusi ini," ujar M Sodiq S.HI, salah seorang PD yang diberhentikan, Selasa (18/4/17).

Dirinya bersama puluhan teman yang lain baru tahu kalau diberhentikan setelah pembagian SK tanggal 6 April 2017 lalu. Dirinya bersama puluhan yang lain tidak menerima SK PD yang baru," Keluar SK, nama kami tak ada. Kami tak pernah diberi tahu di  mana kelemahan dan kekurangan kami selama ini. tanpa pemberitahuan kami langsung diberhentikan,"kata Sodiq.

Dikatakan, diantara PD yang di berhentikan adalah, Sanusi (terbaik I) PD di Desa Bukit Kerikil sekarang pindah ke Desa Dompas. M Sodiq (terbaik II), PD di Desa Kelemantan, sekarang pindah ke PD Pedekik dan Sei Alam. Arwani (terbaik III) PD Lubuk Muda sekarang pindah ke Sepotong Siak Kecil.

Selain itu, Koodinator Kecamatan (Korcam) Rupat, Farizal (terbaik III) juga ikut diberhentikan, "Terus terang, kami heran dan tak habis pikir, seperti apa evaluasi yang dilakukan," sebut Sodiq lagi.

Karena menilai ada kejanggalan dalam pemberhentian tersebut, dirinya bersama puluhan mantan PD lainnya menyampaikan persoalan tersebut kepada DPRD Bengkalis.

"Kami minta agar digelar hearing lintas komisi di DPRD Bengkalis. Surat permohonan hearing sudah kami masukkan tadi (Selasa, 18/4), harapan kami dalam waktu dekat hearing bisa digelar,"ungkap Sodiq berharap. (d*ari)


BERITA LAINNYA
Ada Hal Unik Jalan Santai di Senggoro
Minggu, 20 Agustus 2017 | 11:15
BERIKAN KOMENTAR
Top