• Home
  • Bengkalis
  • Terkait Pemalsuan Tanda Tangan, Andhika Sakai: Jerat Hukum Buat Pemalsu Tanda Tangan Itu

Terkait Pemalsuan Tanda Tangan, Andhika Sakai: Jerat Hukum Buat Pemalsu Tanda Tangan Itu

Sabtu, 18 Februari 2017 | 01:00
Adhika Sakai
BENGKALIS, RIAUGREEN.COM - Tindak pidana pemalsuan tanda tangan merupakan suatu bentuk kejahatan. Langkah Bupati Bengkalis, Amril Mukminin melaporkan pemalsu tanda tangannya terkait dokumen izin prinsip PT Bumi Rupat Indah ke pihak penegak hukum dinilai sudah tepat.

Demikian ditegaskan Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Perhimpunan Pemuda Riau (PPR) Kabupaten Bengkalis, Andika Sakai. Menurutnya, langkah diambil Bupati menindak lanjuti kasus ini merupakan penegakan hukum yang harus diberi apresiasi. 

"Apalagi hal itu menimpa pada sosok bupati yang sudah tentu mencoreng nama baik beliau," tegas Andhika Sakai, Jumaat (17/2/17).

Tokoh muda yang aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan inipun menilai, di era modern sekarang ini, kemajuan teknologi yang semakin pesat dapat menunjang pelaku kejahatan sehingga lebih mudah untuk melakukan pemalsuan tanda tangan, salah satunya dengan menggunakan alat pemindai atau scanner.

"Idealnya, Pelaku diberikan sangsi tegas sesuai aturan karena pemalsuan tanda tangan merupakan suatu bentuk kejahatan yang diatur KUHP. Oleh karena itu, saya sangat respont langkah yang diambil bupati," ungkap Andhika lagi.

Terkai terlapor berinisial 'B' diduga adalah tim sukses pemenangan pasangan AM Mantap pada pilkada Bengkalis 9 Desember 2015 lalu, Andhika Sakai juga tidak menampik mendengar demikian. 

"Andaipun itu memang benar, makin salut kita sama bupati. Artinya, dalam kejadian ini membuktikan bahwa beliau (bupati red') tetap komitmen mewujutkan pemerintahan yang bersih," tutur Andhika.

Pemalsu Tanda Tangan Bisa Diancam Hukuman 6 Tahun penjara, Perbuatan memalsu tanda tangan melanggar Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Pasal 263 ayat (1) KUHP. (d*ari)


BERITA LAINNYA
Kajari Bengkalis Dikabarkan Segera Sertijab
Senin, 16 Oktober 2017 | 12:32
BERIKAN KOMENTAR
Top