Walikota Ube Jepang Undang Bupati Bengkalis Bahas Kerjasama Lingkungan dan Ekonomi

Kamis, 12 Januari 2017 | 10:24
BENGKALIS, RIAUGREEN.COM Bupati Bengkalis Amril Mukminin dapat undangan khusus dari Walikota Ube, Prefektur Yamaguchi-Jepang, Kimiko Kubota, untuk hadir di Negeri Sakura, Jepang, untuk membahas peningkatan kerja sama bidang lingkungan hidup, pendidikan, kebudayaan maupun perekonomian.
            
Undangan kehormatan tersebut disampaikan Tim Ahli Pemerintah Kota Ube, Jepang, Takashi Kobayashi dan Mayumi Takeshige saat bersilaturahmi di rumah dinas Bupati Bengkalis, Wisma Sri Mahkota, Rabu (11/1/2017). Kehadiran keduanya didampingi penterjemah dari Japan International Cooperation Agency (JICA) Taki Kitada.
            
Sebelumnya, sejak tahun 2013 dimulai dilakuan kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Bengkalis dengan Pemerintah Kota Ube pada sektor lingkungan hidup. Sebagai tindak lanjut dari pelatihan itu, dari tahun 2013 hinigga 2015 Pemkab Bengkalis mengirimkan peserta sebanyak 21 orang untuk dilatih pada masalah lingkungan hidup secara umum. Kemudia dilanjutkan pada tahun 2016 dikirim 6 peserta pelatihan untuk mengikuti pendidikan masalah pengelolaan dan pengolahan air bersih.
            
"Kegiatan pengiriman peserta ke Jepang dari tahun 2013 hingga 2016, seluruh biayanya ditanggung oleh JICA. Kedepan, kerjasama ini akan dilanjutkan lagi, tidak hanya fokus pada masalah lingkungan hidup maupun pengolahan air bersih, namun melebar pada bidang pendidikan, perekonomian, budaya," ungkap Bupati Bengkalis Amril Mukminin.
            
Khususnya kerjasama dalam pengolahan air bersih di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Bengkalis, pihak Pemko Ube-Jepang yang difasilitasi oleh JICA, bersedia memberikan dukungan dalam bentuk manajemen pengelolaan PDAM, pendamping tenaga ahli. Terkait hal itu, Amril sangat mendukung kerjasama yang dimaksud. Mengingat saat ini, persoalan pasokan air bersih yang layak untuk dikonsumsi masih menjadi pekerjaan besar bagi daerah, termasuk Kabupaten Bengkalis.
            
Bupati Amril Mukminin, berharap melalui kerjasama bidang pengelolaan air bersih, kedepan PDAM Bengkalis mampu menjalankan peran dan fungsinya dalam melayani masyarakat dalam penyediaan air yang bisa dikonsumi oleh konsumen. Mengingat, air merupakan kebutuhan pokok warga, sehingga pemerintah punya kewajiban untuk menyuplai air layak konsumsi.
            
Terkait dengan tawaran dan udangan Walikota Ube, Jepang, dikatakan mantan Kepala Desa Muara Basung ini, dirinya akan mempertimbangkan, terlebih undangan itu sifatnya menyangkut tindaklanjut dari kerjasama yagn dilakukan sebelumnya. Kemudian seluruh biaya keberangkatan ditanggung sepenuhnya oleh JICA. "Kita pikirkan itu. Nanti saya pertimbangkan apakah akan berangkat ke sana (Ube) atau tidak," ungkapnya.
            
Turut hadir dalam pertemuan dengan Tim Ahli Pemko Ube Jepang tersebut, diantaranya Plt Sekda Bengkalis Arianto, Kepala Bappeda Jondri Indra Bustaman, Asisten Administrasi Umum Setda Bengkalis TS Ilyas, Kepala BPMPD Ismail dan sejumlah penjabat di lingkungan Bappeda dan Dinas Kesehatan. (d'ari)

BERITA LAINNYA
40 Guru TPA/TPQ Ikuti Peningkatan Kompetensi
Senin, 20 Maret 2017 | 15:11
Kapolda Riau Solat Subuh di Masjid Al Hakim
Jumat, 17 Maret 2017 | 15:44
BERIKAN KOMENTAR
Top