Amril Tegaskan Pelantikan Pejabat Bukan karena Like and Dislike

Kamis, 12 Januari 2017 | 10:18
BENGKALIS, RIAUGREEN.COM - Diundangkannya Peraturan Pemerintah (PP) No 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah (PD), membuat seluruh daerah, tak terkecuali Kabupaten Bengkalis, harus menyesuaikan PD yang ada selama ini, dengan regulasi terkini.

Bagi Kabupaten Bengkalis, perubahan itu, bukan saja diikuti dengan disahkannya Peraturan Daerah No 3 Tahun 2016, tentang Pembentukan dan Susunan PD atau aturan lainnya, tetapi juga harus dibarengi, dengan pengisian Aparatur Sipil Negara (ASN), dalam jabatan di setiap PD.

Jabatan tersebut, tidak saja untuk Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, tetapi juga Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas.

Konsekuensi lain keberadaan PP No 18 Tahun 2016, seperti juga di daerah lain, jumlah PD di daerah ini, secara kuantitaif juga mengalami penyusutan.

Akibat pengurangan itu, mau tidak mau, ASN yang dapat diangkat dalam jabatan, juga tereduksi dan harus dilakukan seleksi sedemikian rupa. Sebab pengurangan PD itu, berkorelasi linier terhadap jumlah jabatan yang dapat diamanahkan kepada ASN di daerah ini.

Namun demikian, Bupati Bengkalis Amril Mukminin menegaskan, pada prinsipnya, meski sepenuhnya menjadi kewenangan pejabat pembina kepegawaian, dia sama sekali tak ada niat sedikitpun memberhentikan seorang ASN, dari jabatan yang selama ini diembannya.

"Kalaupun terjadi, itu merupakan sebuah keniscayaan yang tak dapat dihindari. Selain tuntutan regulasi, hal itu dilakukan sesuai kebutuhan organisasi saat ini. Bukan karena faktor lain. Tidak karena like and dislike, atau hal-hal lain yang bersifat subjektivitas. Sama sekali tidak demikian adanya," tegasnya.

Bupati Amril mengatakan itu ketika mengambil sumpah jabatan dan melantik 185 Pejabat Administrator dan 487 Pejabat Pengawas. Pelantikan tersebut dilaksanakan, Rabu, (11/1/2016), di halaman kantor Bupati Bengkalis.

Dikatakannya, seluruh pejabat dilantik itu, termasuk para pejabat pimpinan tinggi pratama yang dikukuhkan di penghujung 2016 lalu, merupakan ASN terpilih. ASN yang saat ini dinilai dari berbagai aspek, memiliki kompetensi yang dibutuhkan untuk mengemban tugas dan tanggungjawab dalam jabatan yang diamanahkan itu.

Mereka merupakan ASN yang pandang cakap dan mampu mempercepat terwujudnya tujuan organisasi, maupun visi Kabupaten Bengkalis 2016-2021.

Diingatkannya, dalam setiap amanah dalam jabatan seorang ASN, ada asa besar yang digantungkan masyarakat, daerah dan pemerintah.

Karenanya, dia berharap, kepercayaan yang diberikan ini, benar-benar berkontribusi positif, bagi percepatan peningkatan kinerja perangkat daerah masing-masing, sehingga penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, serta pelayanan masyarakat, terlaksana kian lebih baik dan semakin berkualitas dari sebelumnya.

"Apalagi saat ini, tuntutan masyarakat terhadap peningkatan kualitas kinerja ASN apalagi pejabat, juga kian hari bertambah besar dan semakin kompleks," pesannya.

Di bagian lain, dia mengatakan, segala sesuatu itu pasti berubah, tak ada satu hal yang abadi, dan kemajuan tak kan mungkin terjadi tanpa adanya perubahan. (d'ari)

BERITA LAINNYA
40 Guru TPA/TPQ Ikuti Peningkatan Kompetensi
Senin, 20 Maret 2017 | 15:11
BERIKAN KOMENTAR
Top