ADVERTORIAL

Strategi Jitu Bupati Yopi Dongkrak Pajak Daerah di Inhu

Selasa, 17 Desember 2019 | 19:40
INHU, RIAUGREEN.COM - Secara estafet dan terus berbuat dan bekerja tidak hanya sekedar slogan yang digaungkan oleh Bupati Inhu H Yopi Arianto SE.namun sudah keharusan dan kewajiban daalam berbuat nyata dan bekerja keras terus ditanamkan kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) didalam lingkup kepemimpinanya di Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) dan tidak terkecuali Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Inhu yang terus dipacu agar dapat meningkatkan pendapatan daerah Inhu.

Maka dengan bekerja keras dan semangat untuk terus berbuat dibawah pimpinan Bupati Inhu Yopi Arianto, Bapenda Inhu dengan dipimpin Arief Fadillah selain terus berusaha mencapai visi misi kepala daerah, juga terus melakukan inovasi untuk mewujudkan harapan semua pihak guna meningkatkan pendapatan daerah melalui pajak daerah.
Sejalan dengan memiliki Semangat kerja keras dan kemauan untuk terus berbuat yang terbaik akhirnya menghasilkan realisasi pajak daerah yang terus meningkat setiap tahunya, hal ini terlihat pada tahun 2019 ini. Dimana dari target pendapatan pajak daerah sebesar Rp.33,8 miliar, Bapenda Inhu berhasil merealisasikan pendapatan pajak daerah menjadi Rp.34,2 miliar.

"Untuk tahun 2019 ini, dari target pendapatan pajak daerah yang ditetapkan sebesar Rp.33,8 miliar Bapenda Inhu berhasil merealisasikan pajak daerah menjadi Rp.34,2 miliar. Pencapaian realisasi pajak daerah ini tidak terlepas dari kerja keras Kaban Bapenda Inhu beserta seluruh staf Bapenda Inhu, dibawah arahan Bupati Inhu Yopi Arianto yang terus memberi semangat untuk berani berbuat dan bekerja keras dengan melakukan inovasi-inovasi disegala bidang," ujar Kaban Bapenda Inhu Arief Fadillah didampingi Kabid Penerimaan Bapenda Inhu, Venisa Dwipa Sari.

Pencapaian realisasi pajak daerah kabupaten Inhu dilakukan Bapenda Inhu tidak hanya dengan bekerja keras, namun juga dengan melakukan berbagai inovasi untuk memudahkan para wajib pajak dan menyederhanakan pelayanan serta melakukan perluasan jangkauan pelayanan. Untuk itu pada pertengahan tahun 2019 lalu Bapenda Inhu meluncurkan program pelayanan yang memanjakan para wajib pajak dengan nama Sistim Elektronik Pajak Daerah atau biasa disebut SEROJA.

"Program SEROJA ini diluncurkan untuk memudahkan para wajib pajak self asesment, dimana dengan perluasan jangkauan pelayanan secara elektronik wajib pajak seperti, restoran, hotel dan mineral bukan logam serta lainya dapat lebih mudah melakukan pembayaran pajaknya.  Demikian juga untuk bendahara desa dan sekolah-sekolah serta instansi lainya di Kabupaten Inhu dapat memanfaatkan program SEROJA ini. Mengingat sejak akhir tahun 2017 lalu sudah diberlakukan non tunai untuk pembayaran pajak tersebut," ungkapnya.

Tidak hanya berhenti pada satu inovasi saja, Bapenda Inhu terus melakukan inovasi untuk meningkatkan standar pelayanan bagi para wajib pajak. Setelah sukses dengan program SEROJA, Bapenda Inhu juga meningkatkan pelayanan dengan merangkul stake holder lainya dengan melakukan kerjasama, seperti dalam program E-Channel Bapenda Inhu melakukan kerjasama dengan Bank Riau-Kepri. Selain itu untuk lebih mengoptimalkan pajak, Bapenda Inhu melakukan Tax Clearance bekerjasama dengan BPN.
"Inovasi-inovasi untuk meningkatkan pelayanan bagi para wajib pajak ini terus dilakukan Bapenda Inhu, tidak hanya berpuas diri dengan program SEROJA saja namun Bapenda Inhu terus melakukan inovasi bekerjasama dengan berbagai pihak, seperti Bank Riau-Kepri dengan program E-Channel nya. Serta untuk lebih mengoptimalisasi pajak juga dilakukan program Tax Clearance bekerjasama dengan BPN dibawah pengawasan KPK. Dimana program Tax Clearance atau disebut Host To Host ini dilakukan untuk lebih mengoptimalkan pajak pendapatan seperti, BPHTB dan PBB," terang Kaban Bapenda Inhu.

Disamping selain terus melakukan inovasi-inovasi untuk meningkatkan pelayanan bagi para wajib pajak, Bapenda Inhu juga terus berupaya meningkatkan pajak daerah dengan terus menggali dan mengoptimalkan potensi-potensi yang ada. Dan yang paling utama, Bapenda Inhu selalu menjaga ketersedian anggaran dan menjaga tidak adanya potensi hutang yang muncul. Untuk itu Kaban Bapenda Inhu Arief Fadillah menjamin untuk tahun 2019 seluruh target yang dibebankan dapat direalisasikan per 31 Desember dan menjamin selama kepemimpinan Bupati Inhu Yopi Arianto tidak ada potensi hutang yang muncul.
 
"Selama kepemimpinan Bupati Inhu Yopi Arianto, Bapenda Inhu selaku pembantu bupati selalu berusaha mencapai visi misi kepala daerah. Dimana dari sisi Bapenda Inhu pencapaian visi misi kepala daerah tersebut dapat dilakukan dengan menjaga likuiditas, menjaga ketersediaan anggaran, menjaga ketersedian pembayaran dan selama kepemimpinan Bupati Yopi Arianto tidak ada potensi hutang yang muncul," tutur Arief Fadillah. (Buds/ADV)

Loading...
BERITA LAINNYA
Bupati Rohil Suyatno Ajak Anak Gemar Makan Ikan
Rabu, 06 November 2019 | 13:54
Pengucapan Sumpah Janji Pimpinan DPRD Pelalawan
Selasa, 29 Oktober 2019 | 15:21
BERIKAN KOMENTAR
Top